Image

INSPIRASI BISNIS: Peci, Produk Rumahan yang Banjir Order saat Ramadan

Hartoyo, Jurnalis · Sabtu 20 Mei 2017, 18:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 19 320 1695193 inspirasi-bisnis-peci-produk-rumahan-yang-banjir-order-saat-ramadan-wCQADozHVk.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAWA TENGAH - Ramadan merupakan musim panen bagi para perajin peci di Kebumen, Jawa Tengah. Bagaimana tidak, baru menjelang bulan suci seperti saat ini saja para perajin peci di desa Bandung Sruni sudah kebanjiran order.

Menjelang Ramadan hingga mendekati Lebaran, permintaan peci naik hingga lima kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. Dua bulan sebelum Ramadan order peci diterimanya hingga kini terus berdatangan yang membuat kewalahan karena permintaan dari banyak tempat.

Karena tak mampu memenuhi pesanan, saat ini dia menghentikan order pesanan pecinya ke Malaysia. Meski terbilang produk rumahan, namun pemesanan peci produk Desa Bandung tidak hanya datang dari lokal Kebumen saja tetapi sudah sampai luar daerah Kebumen seperti Jakarta, Bandung, Kalimantan, Lampung, hingga Malaysia.

Pemilik merek peci Bahrun ini mengatakan, mengambil pekerja dari para tetangga dengan sistem borong. Mulai proses jahit hingga finishing atau menyulam dilakukan oleh orang berbeda pada hari biasa dengan lima karyawan dia biasa mengerjakan 10-15 kodi per hari.

“Khusus menyulam biasanya dilakukan ibu-ibu rumah tangga untuk finishing,” ujar Bahrun.

Dalam perkembangannya, model peci produksi warga Kebumen semakin bervariasi, antara lain model semok, bordir, polosan, susun, pita, dan ac. Selain itu motif batik ipin upin dan tugu lawet banyak diminati para pemesan.

“Harga setiap peci juga berbeda disesuaikan dengan bahan dan modelnya, untuk kualitas rendah sekira Rp180.000 per kodinya sedangkan kualitas super dijual Rp420.000 per kodi,” tambahnya.

Namun, saat ini dirinya mengalami kendala yaitu pengiriman yang biasa sampai dalam waktu 3-4 hari, kini bisa molor hingga 7 hari.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini