Image

Nih, Tipe Bos yang Bisa Tingkatkan Produktivitas Karyawan

Agregasi Sabtu 20 Mei 2017, 08:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 320 1695428 nih-tipe-bos-yang-bisa-tingkatkan-produktivitas-karyawan-VeNYvoN6Ff.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

SAAT seorang manajer meminta pegawai meningkatkan produktivitas, artinya dia ingin stafnya bekerja lebih keras. Padahal, cara itu justru tidak bisa memotivasi karyawan untuk mengeluarkan usahanya secara maksimal. Pegawai malah akan berpikir: “Memangnya selama ini kami tidak bekerja keras?” Justru tekanan dari bos malah akan menurunkan semangat kerja. Gaya kepemimpinan seperti itu tidak bisa meningkatkan produktivitas. Lalu, bagaimana cara yang benar? Berikut tips gaya kepemimpinan yang bisa meningkatkan produktivitas kerja pegawai seperti disarikan dari Td.org

Kerja keras vs Produktivitas

Pemimpin yang baik seharusnya memahami perbedaan bekerja keras dengan produktif. Kalau manajer cuma meminta pegawai untuk bekerja keras, artinya dia sendiri malas untuk mencoba meningkatkan hasil kerja. Sebaliknya, atasan yang baik akan memastikan bahwa anggota tim punya peralatan yang bagus, sumber daya, dan pelatihan yang efektif. Dengan begitu, mereka bisa bekerja dengan lebik baik.

Artinya, manajer harus menganalisa gaya kepemimpinannya sendiri. Dia mengubah dan memperbaiki diri sendiri. Pertama, manajer harus bisa menyeimbangkan beban kerja pegawai. Selain itu, atasan harus mampu mengarahkan staf agar bisa bekerja dan mencapai tujuan utama dalam pekerjaannya. Pemimpin mesti bisa menemukan cara agar pegawai bisa bekerja cerdas, bukan bekerja keras. Sebab, pegawai juga punya hambatan waktu dalam bekerja, tapi mereka sebenarnya bisa bekerja dengan lebih efektif.

Menetapkan Tujuan Pekerjaan yang Lebih Tinggi

Mungkin Anda berpikir keras ketika ditanya: “Bagaimana cara menumbuhkan loyalitas pegawai?” Banyak jawaban yang cocok untuk menanggapi pertanyaan itu. Tapi, pada praktik kepemimpinan yang efektif, Anda bisa menjawab pertanyaan dengan: “menetapkan tujuan pekerjaan setinggi mungkin.” Artinya, Anda ingin pegawai melakukan pekerjaan terbaik dan bernilai.

Sebagai contoh, jika Anda memimpin tim di sebuah perusahaan pengiriman barang. Sebaiknya Anda tidak memotivasi karyawan dengan mengatakan hal seperti: “melakukan pekerjaan terbaik untuk meningkatkan kepuasan pelanggan” atau “meningkatkan produktivitas perusahaan”. Mungkin pegawai Anda sudah bosan dijejali hal-hal seperti itu. Bagaimana kalau Anda memotivasi pegawai dengan cara yang lebih baik? Anda bisa mengatakan bahwa setiap pegawai harus bekerja sebaik mungkin demi bisa mengirimkan barang tepat waktu, sehingga anak yang berulang tahun bisa menerima kado tepat pada waktunya. Selain itu, pasien yang membutuhkan obat bisa mendapatkan pengobatan dengan segera. Dengan begitu, Anda telah menyuntikkan nilai pada tujuan pekerjaan.

Melibatkan Pegawai dalam Pengambilan Keputusan

Salah satu cara meningkatkan keterlibatan karyawan dalam proyek adalah melibatkannya dalam pengambilan keputusan. Dengan begitu, pegawai juga merasa: “ini adalah pekerjaan kami”. Mereka tidak hanya merasa sebagai orang suruhan yang hanya menunggu perintah.

Jadi, manajer harus melakukan pendekatan kepada anggota tim. Buatlah pegawai merasa kalau mereka bekerja bersama atasan, bukan bekerja untuk bos. Jadi, mintalah mereka mengajukan ide. Ajaklah mereka untuk ikut berpikir demi kemajuan kerja tim.

Ketika seluruh anggota tim memahami tujuan perusahaan, maka mereka akan bekerja sesuai harapan. Manajer tidak perlu memberi tekanan. Sebab pegawai menganggap pekerjaan mereka menyenangkan.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini