Image

Cara Menjawab Bos ketika Dimutasi ke Luar Kota

Agregasi Sabtu 20 Mei 2017, 12:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 320 1695442 cara-menjawab-bos-ketika-dimutasi-ke-luar-kota-9eow19H8il.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

DALAM sesi wawancara kerja, kadang kala jawaban Anda bukanlah yang terpenting; pewawancara juga mempertimbangkan cara Anda menanggapi pertanyaan yang cukup sulit. Ada pertanyaan yang bisa Anda persiapkan cara menjawabnya untuk meningkatkan peluang Anda, tapi ada juga yang sedikit tricky. Salah satunya adalah pertanyaan tentang kebersediaan Anda untuk direlokasi kelak.

Jika bersedia, mungkin hal ini bukan masalah besar. Bagaimana jika Anda masih ragu, enggan, atau malah sama sekali tidak berminat? Padahal Anda menyukai pekerjaan ini dan opsi relokasi kadang bukan sesuatu yang pasti akan terjadi. Menolak secara gamblang bisa jadi menghancurkan peluang Anda diterima, tapi sekali lagi, kadang yang dicari pewawancara adalah respon Anda terhadap pertanyaan tersebut.

Jadi, jawab saja dengan jujur sesuai isi hati, namun dengan pilihan kalimat yang tepat.

1. Jika bersedia

Jika Anda berminat untuk ditempatkan di mana saja, hal ini umumnya dapat menunjukkan Anda bersedia melakukan apa saja untuk menjadi bagian dari perusahaan. Sampaikan bahwa Anda berharap diberi kesempatan bekerja di perusahaan tersebut dan tidak keberatan direlokasi jika bisa membantu perkembangan perusahaan dan perjalanan karier Anda.

Untuk memberi kesan Anda benar antusias dan bersedia untuk dipindahkan ke cabang-cabang perusahaan, tanyakan juga pewawancara beberapa pertanyaan seputar peluang relokasi.

Pastikan Anda memang dapat pindah dan paham betul risikonya. Dalam kontrak kerja, bisa saja dituliskan bahwa perusahaan berwenang untuk mengalihtugaskan pegawai dari satu tempat ke tempat lainnya di lingkungan perusahaan. Jika Anda sudah menandatangani kontrak yang memuat pernyataan ini dan kelak menolak untuk dipindahkan, hal ini bisa dianggap pelanggaran kontrak dan jadi basis pemecatan Anda.

2. Jika masih ragu

Pindah ke kota baru adalah keputusan penting yang akan mengubah banyak aspek dalam hidup Anda. Karenanya, tidak ada salahnya jika Anda ragu untuk langsung mengiyakan.

Kebanyakan perusahaan akan menanyakan pertanyaan ini untuk mengukur tingkat antusiasme Anda terhadap pekerjaan yang ditawarkan. Jadi, jawaban Anda juga harus tetap merefleksikan hal ini, misalnya dengan menjawab, “Pekerjaan ini adalah kesempatan yang luar biasa dan saya merasa cukup kualifikasi untuk menempati posisi ini di daerah ini juga. Tapi jika di masa depan saya diminta relokasi, saya akan mempertimbangkan jika dirasa sesuai.”

Keraguan Anda ini jangan malah membuat Anda tampak seperti kandidat yang oportunis dengan mendadak mengiyakan asal diberi tawaran gaji lebih tinggi untuk menyang atau memilih-milih lokasi untuk dipindahkan. Di titik ini, Anda masih belum diterima, jadi jangan ambil risiko dianggap tidak berprinsip atau licik.

3. Jika sama sekali tidak ingin atau tidak bisa pindah

Jangan keburu berpikir Anda langsung kehilangan peluang diterima hanya karena Anda menyatakan tidak bersedia pindah. Ingat, kadang cara Anda menjawab dan antusiasme Anda terhadap pekerjaan lebih jadi pertimbangan.

Tanpa harus mengatakan “tidak”, Anda bisa menekankan keinginan Anda untuk bekerja dengan perusahaan di daerah yang sama, misalnya dengan menjawab, “Bekerja di perusahaan ini adalah peluang baik untuk karier saya dan saya merasa punya cukup kualifikasi untuk memberi kontribusi terbaik bagi perusahaan. Kota ini adalah tempat tepat bagi saya untuk mengembangkan keduanya.”

Jangan sampai pewawancara menganggap ketidakinginan Anda untuk pindah sebagai tanda Anda kurang tertarik. Karenanya, jika diminta untuk menjawab, sampaikan kalau Anda terbuka untuk sering bepergian dan tidak keberatan mengambil tanggung jawab lebih besar dalam perusahaan ini. Ini akan menunjukkan kejelasan keputusan Anda dan komitmen Anda terhadap calon perusahaan.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini