Image

4 Alasan yang Masuk Akal Mengapa Perusahaan Menolak Anda

Agregasi Sabtu 20 Mei 2017, 05:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 19 320 1695631 4-alasan-yang-masuk-akal-mengapa-perusahaan-menolak-anda-xygCbBg4P3.jpg Ilustrasi (shutterstock)

SAAT melamar pekerjaan ke perusahaan yang diinginkan, terkadang kita harus menelan kekecewaan karena ternyata setelah melalui tahap tes, seperti wawancara dan tes lainya, kita tidak bisa melanjutkan proses tersebut hingga sampai ke final, yaitu diterima sebagai karyawan di perusahaan favorit kita tersebut. Lalu kita akan berpikir, apa alasan perusahaan menolak kita, padahal kita sudah berusaha keras untuk bisa lolos di tiap tahap seleksinya.

Hal tersebut membuat para kandidat pelamar kerja terkadang menyalahkan diri sendiri, atas penolakan tersebut. Tidak lulusnya kita dalam wawancara kerja, bisa jadi karena memang performa kita saat di hadapan pewawancara kurang maksimal. Mungkin kita kurang persiapan dan jawaban yang kita berikan saat wawancara kerjakurang memuaskan mereka. Selain itu, ada beberapa alasan yang memang masuk akal, yang menyebabkan perusahaan menolak kandidat tertentu.

Berikut ini 4 alasan yang masuk akal mengapa perusahaan menolak Anda:

1. Tidak Sesuai Dengan Budget

Mungkin sejak dari awal, anda sudah yakin akan bisa melalui tahap wawancara dengan berhasil. Persiapan yang telah dilakukan cukup maksimal, anda sudah menghafal materi terkait perusahaan yang bersangkutan. Bahkan, anda sudah sangat percaya diri dalam menjawab pertanyaan wawancara. Penampilan terbaik juga sudah diberikan. Namun, wawancara yang keliatanya berjalan mulus ini, bisa saja berubah total menjadi tidak sesuai harapan anda, karena satu hal, masalah gaji.

Masalah gaji tentunya cukup sering ditanyakan pada saat sesi wawancara berlangsung. Pertanyaan soal gaji juga merupakan pertanyaan yang menjebak yang harus bisa kita jawab. Sebaiknya, ketahui terlebih dulu berapa gaji standar di perusahaan tersebut. Ini sebagai acuan untuk bisa menjawab pertanyaan ini. Jika anda malah menyebutkan nominal tertentu, maka siap-siap untuk segera meninggalkan pekerjaan impian anda.

2. Mungkin Anda Overqualified

Setiap lowongan pekerjaan yang diposting oleh sebuah perusahaan, bertujuan untuk menemukan calon kandidiat yang benar-benar sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan perusahaan. Jika kualifikasinya standar atau dibawah, maka bisa jadi kandidat tersebut tidak bisa diterima untuk bekerja.

Keadaan lainya, kandidat yang malah melebihi kualifikasi yang diminta perusahaan juga bisa saja ditolak untuk bekerja. Perusahaan akan berpikir bahwa, jika overqualified ini bekerja di perusahaanya, dikhawatirkan dia tidak akan merasa tertantang untuk bekerja di bidang tersebut, dan kemungkinan untuk resign lebih besar. Perusahaan tentu tidak menginginkan calon karyawanya, hanya bekerja sementara di bidang tersebut.

3. Perusahaan Mengubah Strategi

Adanya kemajuan teknologi saat ini, memberikan efek perubahan pada berbagai sektor. Perusahaan yang saat ini berjalan, bisa juga merubah strateginya termasuk dalam hal merekrut karyawan baru. Di awal, perusahaan bisa saja melakukan rekrutmen besar, untuk posisi tertentu yang dibutuhkan perusahaanya. Namun, proses rekrutmen tersebut ternyata harus berhenti karena berbagai faktor. Bisa saja perusahaan telah mengganti strateginya, sehingga posisi tersebut dibiarkan kosong.

4. Tidak Menemukan Chemistry

Saat sudah tiba di tahap wawancara, ini merupakan kesempatan yang besar untuk bisa menarik hati calon atasan. Saat berada di tahap ini, kemampuan dan pengalaman yang pernah dimiliki dalam bidang pekerjaan tertentu, akan diuji. Mereka akan melontarkan banyak pertanyaan kepada anda, untuk mengetahui seberapa besar kemampuan anda yang bisa berguna untuk perusahaan.

Walaupun tahap wawancara tidak melulu menjadi patokan kelulusan tes kerja anda, namun justru saat tahap wawancara ini, bisa jadi antara anda dan pewawancara tidak terjalin kecocokan dan tidak ada chemistry, baik dalam hal pekerjaan maupun visi dan misi. Alasan seperti ini, tentunya tidak bisa membuat anda bergabung dengan perusahaan.

Siapkan Penguasaan Materi dan Sikap Terbaik saat Wawancara

Sebaiknya, anda memang sudah mempersiapkan penguasaan materi terhadap bidang pekerjaan yang akan menempuh tahap wawancara ini, terutama jika anda seorang freshgraduate. Tunjukan sikap terbaik saat wawancara, dengan tampil percaya diri, bersikap profesional dan berbicara dengan baik dan benar. Jika memang anda ditolak perusahaan, tetaplah semangat karena ada pekerjaan lain yang mungkin menunggu anda.

(dnb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini