Image

Habis Beli Rumah? Begini Cara Jaga Keuangan agar Lebih Sehat

Agregasi Sabtu 20 Mei 2017, 13:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 470 1695556 habis-beli-rumah-begini-cara-jaga-keuangan-agar-lebih-sehat-hvdQM0YaNz.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Membeli rumah pertama menciptakan rentetan perjuangan tersendiri. Bukan hanya perkara bagaimana mengumpulkan uang muka, tetapi juga mengatur keuangan agar bisa tetap lancar membayar cicilan.

Kalau perhitungan kurang tepat, bisa jadi rasa waswas menghantui saat sudah menempati rumah pertama. Meski pembayaran cicilan lancar, utang lain berpotensi menumpuk tak terbayar.

Jika ingin keuangan kita sehat pascaproses kredit pemilikan rumah (KPR) pertama, poin-poin di bawah ini adalah hal yang harus diperhatikan. Praktikan poin-poin yang diuraikan Perencana Keuangan Mary Beth dalam workablewealth.com dan bersiaplah untuk tetap kaya meski baru beli rumah pertama.

Sebelum membayar DP rumah, pastikan punya dana darurat

Punya banyak tabungan? Coba hitung apakah masih ada dana tersisa setelah membayar uang muka rumah. Dengan membayarkan uang muka rumah menggunakan semua tabungan, tidak tersisa lagi dana untuk menghadapi kondisi darurat seperti kehilangan pekerjaan. Nantinya, kita akan terus bergantung pada kartu kredit dan utang.

Artinya, selain dana untuk membayar uang muka rumah, alangkah baiknya jika sudah memiliki dana darurat dalam jumlah yang cukup. Total dana darurat dapat berjumlah 3-12 kali pengeluaran bulanan. Untuk menentukan berapa persisnya jumlah yang tepat, harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.

Tetap menyisihkan dana untuk pensiun

Memiliki rumah adalah impian setiap orang. Jika sudah meraihnya, jangan sampai melupakan hal penting lainnya seperti persiapan untuk pensiun. Meski sudah memiliki kewajiban membayar cicilan rumah setiap bulannya, pastikan untuk terus menyisihkan dana sebagai persiapan pensiun. Seiring bertumbuhnya pendapatan, tingkatkan terus jumlah dana yang disisihkan demi pensiun lebih kaya.

Teliti membuat anggaran untuk membeli rumah pertama

Kata anggaran terdengar membosankan, tetapi tak boleh disepelekan. Jika terbiasa membuat anggaran, kita akan paham betul ke mana saja uang pergi selama ini. Ketika akan membeli rumah, tentu akan merasa lebih mudah menentukan rumah seperti apa yang cocok dengan kondisi finansial kita.

Dalam membuat anggaran rumah pertama, selain uang muka dan cicilan, jangan lupa anggarkan dana untuk pembayaran pajak, asuransi, hingga biaya perawatan. Pastikan sanggup membayar seluruhnya.

Jaga utang di bawah kendali

Sebelum membeli rumah, catat setiap utang yang dimiliki mulai dari cicilan kartu kredit, cicilan kredit kendaraan, dan lainnya. Ini akan memengaruhi rasio utang terhadap pendapatan. Hitung semua utang itu termasuk cicilan KPR yang akan menjadi tanggung jawab.

Semakin rendah rasio utang terhadap pendapatan, artinya keuangan juga semakin baik dan akan mudah dalam membayar cicilan. Idealnya, total cicilan utang tidak melebihi 30% dari penghasilan utama keluarga, misalnya penghasilan suami saja, bukan penghasilan gabungan suami dan istri.

Pikirkan rencana kehidupan ke depan

Pikirkan hal-hal berikut ini:

Apakah pekerjaan kita stabil?

Apakah kita terbuka dan bersedia pindah ke daerah baru jika diberi kesempatan?

Sudahkah berpikir untuk memulai bisnis suatu saat nanti?

Tinjau kembali tujuan dan keinginan menyeluruh ke depannya sebelum membeli rumah. Tujuannya, untuk memastikan bahwa rumah yang dibeli lokasinya sesuai dengan tujuan jangka panjang tersebut. Misalnya, apakah ada kemungkinan untuk menjadikannya sebagai properti sewaan? (tro)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini