Image

Akhiri Pekan Ini, Indeks Dow Jones hingga Nasdaq Kompak Rebound

Dedy Afrianto, Jurnalis · Sabtu 20 Mei 2017, 07:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 20 278 1695815 akhiri-pekan-ini-indeks-dow-jones-hingga-nasdaq-kompak-rebound-MpNEvklVd1.jpg Ilustrasi Wall Street (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup mengalami penguatan pada perdagangan Jumat atau Sabtu pagi waktu Indonesia. Perdagangan saham di AS ditutup setelah Wall Street sempat menyentuh level tertingginya.

Melansir Reuters, Sabtu (20/5/2017), indeks Dow Jones Industrial Average tercatat mengalami kenaikan sebesar 141,82 poin atau 0,69% pada level 20.804,84. Sementara itu, S&P 500 mengalami kenaikan 16,01 poin atau 0,68% ke level 2.381,73. Adapun Nasdaq Composite juga mengalami kenaikan 28,57 poin atau 0,47% pada level 6.083,70.

Namun, ketiga indeks tersebut tercatat mengalami pelemahan dalam pekan ini. Dow Jones dan S&P mengalami penurunan sebesar 0,4% dan Nasdaq turun sebesar 0,6% dalam sepekan.

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump baru saja mengeluarkan dua laporan terkait penyelidikan mengenai kemungkinan koordinasi antara Rusia dan kampanye pemilihan Trump. Hal ini juga turut mempengaruhi laju Wall Street.

Manajer Portofolio Kingsview Asset Management Paul Nolte mengatakan, dua tulisan ini dapat memberikan sentimen negatif bagi pasar saham AS. Namun, hal ini tidak terlalu berdampak pada penutupan perdagangan akhir pekan ini.

"Saya yakin beberapa (di antaranya) terkait dengan itu," ujarnya.

Saat ini, pelaku pasar di AS juga tengah menanti janji kampanye Trump. Salah satunya adalah tentang pemangkasan besaran pajak. Apabila hal ini diterapkan, kebijakan tersebut diperkirakan juga akan berdampak pada pergerakan Wall Street.

Seperti diketahui, pada penutupan akhir pekan ini, 11 sektor industri dari indeks S&P ditutup pada level yang lebih tinggi. Saham SPLRCI menunjukkan kenaikan hingga 1,36%, sementara saham pada sektor energi, SPNY naik 1,24%.

Saham pada perusahaan minyak turut didorong oleh kenaikan harga 2% minyak berjangka CLc1LCOc1 terkait dengan ekspektasi yang berkembang bahwa OPEC dan negara-negara produsen lainnya akan sepakat untuk memperpanjang pemotongan produksi minyak mentah.

Tercatat, sekira 7,03 miliar saham berpindah tangan di pasar saham AS. Hal ini sesuai dengan volume rata-rata pada 20 sesi terakhir. (ded)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini