Uang Baru Masih Sulit Ditemukan, Ini Penjelasan Bank Indonesia

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 23 Mei 2017 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 23 320 1698031 uang-baru-masih-sulit-ditemukan-ini-penjelasan-bank-indonesia-qNFkGXhMqk.jpg Foto: Wahyudi/Okezone

MEDAN – Sejumlah warga di Medan mengeluhkan masih sulitnya mendapatkan uang baru tahun emisi 2016 yang sudah dikeluarkan Bank Indonesia. Padahal, uang baru yang sempat menjadi kontroversi karena disebut segelintir pihak menggunakan logo mirip lambang salah satu organisasi terlarang di Indonesia itu, diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan baru saat Lebaran.

“Iya kita akui memang penyalurannya belum maksimal. Tapi yang perlu diketahui bahwa kita menyalurkan uang baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jadi kalau masyarakatnya tidak menukarkan uang lama mereka, maka penyaluran uang baru tahun emisi 2016 itu juga akan terlambat. Maka itu kita imbau masyarakat untuk menukarkan uang mereka, khususnya uang yang sudah lusuh dan tidak layak edar,” ujar Kepala BI Sumut, Arief Budi Santoso di Medan, Selasa (23/5/2017).

Salah satu upaya Bank Indonesia untuk mempercepat penyaluran uang baru emisi 2016 itu, kata Arief, adalah dengan menggunakan seluruh uang emisi 2016 untuk penukaran pecahan kecil selama periode Ramadan dan Lebaran.

“Pada musim Ramadan dan Lebaran tahun ini kita siapkan uang baru senilai Rp4,3 triliun. Terdiri dari Rp3,67 triliun uang pecahan besar dan sekira Rp600 miliar uang pecahan kecil (pecahan Rp2 ribu samapi Rp20 ribu). Untuk uang pecahan kecil, semuanya uang baru emisi tahun 2016,” ujarnya.

“Sementara untuk uang pecahan besar (Rp50 ribu-Rp100 ribu), kita campur antara uang baru emisi 2016 dan emisi sebelumnya. Itu kita lakukan karena belum semua mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang bisa membaca fitur keamanan yang emisi baru itu. Meski begitu, uang baru tahun emisi sebelum 2016 yang kita salurkan tetap merupakan uang dengan kondisi hasil tercetak sempurna,” tandasnya.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini