Image

AirNav Ambil Alih Layanan Navigasi di 28 Bandara, Cek Daftarnya

Rikhi Ferdian, Jurnalis · Rabu 24 Mei 2017, 19:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 24 320 1699223 airnav-ambil-alih-layanan-navigasi-di-28-bandara-cek-daftarnya-yufkvFujr6.jpg Foto AirNav (Okezone)

TANGERANG - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengalihan layanan navigasi penerbangan di 28 bandara.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, dengan para Kepala Daerah serta Pimpinan Badan Hukum Indonesia, dalam hal ini perusahaan-perusahaan swasta yang mengelola bandaranya masing-masing di Kantor Pusat AirNav Indonesia di Jalan Juanda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (24/5/2017).

“MoU seputar bidang operasi dan teknik, SDM, serta aset dan keuangan. Yang mana AirNav Indonesia akan melayani navigasi penerbangan pada 28 lokasi bandara,” kata Novie Riyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/5/2017).

Pengalihan layanan navigasi penerbangan ini, kata Novie, adalah untuk menjamin keselamatan dan meningkatkan efisiensi penerbangan di Indonesia.

“Kami akan segera melakukan asesmen terhadap 28 Bandara tersebut dan memastikan layanan navigasi penerbangan yang diberikan mengikuti standar dan aturan yang berlaku sesuai dengan kategori Bandara masing-masing,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, dengan penandatanganan MoU yang dilakukan hari ini, AirNav Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat untuk mengelola dan memberikan layanan navigasi penerbangan pada 28 bandara yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta.

Berikut daftar bandara yang dikelola oleh Dirjen Perhubungan Udara yang masuk di dalam MoU:

1. Bandara Alas Lauser, Kutacane.

2. Bandara Liwue Bunga, Pulau Larat.

3. Bandara Gebe, Halmahera Tengah.

4. Bandara Lereh, Keerom.

5. Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo.

6. Bandara Aboy, Pegunungan Bintang.

7. Bandara Fawi, Puncak Jaya.

8. Bandara Borome/Borme, Oksibil.

9. Bandara Ransiki, Manokwari.

10. Bandara Blangkejeren, Gayu Lues.

11. Bandara Letung, Anambas (Tanjung Pinang).

12. Bandara Luban

13. Bandara Sobaham, Yahukimo.

14. Bandara Iwur

15. Bandara Miangas, Kepulauan Sangihe Talaud.

16. Bandara Maratua, Kepulauan Derawan, Berau.

17. Bandara Teraplu, Papua.

Adapun Bandara yang dikelola oleh Pemerintah Daerah berjumlah delapan bandara, yakni:

1. Bandara Syekh Hamzah Fansury Singkil

2. Bandara Kuala Batu, Blang Pidi

3. Bandara Malikus Saleh, Lhokseumawe

4. Bandara Tempuling, Indragiri Hilir

5. Bandara Pinang Kampai, Dumai

6. Bandara Nusawiru, Pangandaran, Ciamis

7. Bandara Noto Hadinegoro, Jember

8. Bandara Pusako Anak Nagari/simpang Ampek/Laban, Pasaman Barat.

Sedangkan Bandara yang dikelola oleh Badan Hukum Indonesia berjumlah tiga Bandara yaitu:

1. Bandara Dirung, Puruk Cahu, PT Indomuro Kencana

2. Bandara Tanjung Bara, Sangata, PT Kaltim Prima Coal

3. Bandara Bintan, PT Bintan Aviation Investments

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini