nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Investment Grade, IHSG Sudah Terlalu Mahal

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 30 Mei 2017 05:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 29 278 1702757 pasca-investment-grade-ihsg-sudah-terlalu-mahal-YRVLzvFzeJ.jpg Ilustrasi IHSG. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Belum lama ini lembaga pemeringkat internasional, Standard & Poor's (S&P) mengafirmasi rating BBB- dari sebelumnya BB+, sekaligus menempatkan Indonesia pada kategori investment grade.

Dalam hari yang sama, indeks harga saham gabungan (IHSG) memberi respons positif dengan menguat hingga menyentuh level 5.820 yang merupakan rekor baru IHSG.

Akan tetapi, pasca-rating tersebut IHSG terus diwarnai aksi profit taking yang menyebabkan mendarat di zona merah. Analis MNC Sekuritas Heldy Arifien mengatakan bahwa sentimen kenaikan rating Indonesia menjadi layak investasi oleh S&P belum dirasakan sepenuhnya oleh pasar modal.

“Kalau dibilang selesai tidak juga, yang terjadi kemarin itu memang euforia sehingga IHSG jatuhnya lebih mahal secara evaluasi, makanya tiga hari belakangan terjadi koreksi,” ujarnya saat dihubungi Okezone.

Menurutnya, dalam jangka panjang, kenaikan rating dari S&P ini akan menarik lebih banyak investasi. Dia pun memperkirakan penurunan yang terjadi merupakan wujud dari euforia market sementara.

"Kecuali ada syok terapi lain. Tapi saya kira dalam satu hingga dua bulan ke depan sampai Lebaran tidak ada syok terapi di market,” ujar dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini