nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Pre-FEED, Pemerintah Cari Pembeli Gas 474 Mmscfd Blok Masela

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 05 Juni 2017 13:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 05 320 1707769 sebelum-pre-feed-pemerintah-cari-pembeli-gas-474-mmscfd-blok-masela-pysxNEUfYq.jpg Foto: Feby Novalius

JAKARTA - Pemerintah menyepakati kajian perencanaan awal pengembangan Blok Masela atau pre-FEED untuk Blok Masela menjadi satu. Padahal, sebelumnya disiapkan dua opsi yakni produksi kilang LNG Blok Masela opso pertama 7,5 mtpa plus 474 mmscfd dan opsi kedua 9,5 mtpa dan 150 mmscfd.

"Kita lakukan satu pre-FEED, akan ditentukan tiga bulan setelah kita lakukan market review siapa yang mengambil gas 474 mmscfd. Gas 474 akan ditawarkan dalam tiga bulan dan harus kontrak," tutur Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/6/2017).

Arcandra mengatakan, yang mencari pembeli gas di Blok Masela adalah pemerintah. Namun, pemerintah tidak ingin sekadar janji, tapi sebisa mungkin kontrak.

"Jadi, sejak mereka declare kapan mau mulai pre-FEED. Ada (calon pembeli dari Kementerian Perindustrian), tapi itu baru keinginan, belum kontrak. Kami ingin detail. Sebisa mungkin kontrak, kan kalau T&C akan ditentukan, kan masih banyak uncertainty-nya. Intinya adalah ini kontraknya, kalau enggak force major. Kalau head of agreement kan bisa berubah," ujarnya.

Namun, lanjut Arcandra, jika seandainya pembeli gas tidak sampai 474 mmscfd, opsi kedua akan dipilih yakni 150 mmscfd.

"Jadi market review dulu, baru pre-FEED. Kalau enggak sampai, maka kita balik ke 150," ujarnya.

Sementara itu, untuk lokasi pre-FEED jadinya dilakukan di tiga lokasi bukan dua lokasi yang sudah ditetapkan sebelumnya yakni Pulau Aru dan Pulau Jandena. Sayangnya, Arcandra tidak menyebutkan tiga lokasi tersebut di mana saja. "Lokasinya ada tiga," tukasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini