Share

Harga Minyak Dunia Terguncang, Saham ADRO dan PTBA Diprediksi Oversold

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 07 Juni 2017 06:54 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 06 278 1709380 harga-minyak-dunia-terguncang-saham-adro-dan-ptba-diprediksi-oversold-SUbIFBDAjF.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keputusan Arab Saudi beserta tiga negara Arab lainnya, yaitu Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Yaman menghentikan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Qatar, menimbulkan gejolak pada harga minyak global. Harga emas hitam bergerak bak roller coaster, sempat naik 1,6% namun berakhir turun hampir 1%.

Sentimen ini diprediksi juga akan menimbulkan shock therapy pada sektor batu bara Indonesia. Akan tetapi tidak sampai menekan saham - saham utama di sektor ini.

Analis MNC Sekuritas Heldy Arifien memprediksi saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) sebagai saham penggerak sektor batubara, akan mengalami tekanan. Kondisi ini lantas mendorong saham-saham tersebut menuju area oversold-nya atau jenuh jual.

Akan tetapi, setelah mengalami jenuh jual, saham ADRO dan PTBA diprediksi akan kembali rebound.

"Sebagaimana ADRO dan PTBA sebagai movers sektor tersebut, sudah mengalami perubahan tren dan berpeluang menuju ke utara," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Adapun jenuh jual yang terjadi pada dua saham penggerak di sektor tambang ini disebabkan oleh harga yang relatif tinggi. Sehingga para pelaku memilih untuk mengambil break sejenak dengan melepaskan saham ADRO dan PTBA.

" Justru saham-saham tersebut memiliki peluang technical rebound di beberapa hari ke depan, " tambahnya.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan hari ini saham ADRO tercatat naik 60 poin (3,88%) ke level Rp 1.605. Sementara saham PTBA juga naik ke level 11,050 atau naik 225 poin (2,08%).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini