Image

Jadi Direktur, Karyawan BUMN Tetap Raih Hak Pensiun

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 06 Juni 2017, 14:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 06 320 1708928 jadi-direktur-karyawan-bumn-tetap-raih-hak-pensiun-lkXyJnskyl.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah akan segera menerbitkan revisi aturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2005 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Negara. Dalam revisi aturan ini, terdapat beberapa hal yang akan dipertegas oleh pemerintah.

Salah satu poin revisi dalam PP ini adalah tentang pengangkatan karyawan BUMN menjadi Direksi perusahaan. Sebelumnya, karyawan BUMN akan dipensiunkan jika memilih untuk menjadi jajaran Direksi pada salah satu perusahaan BUMN. Hal ini pun seolah menjadi hambatan karier bagi karyawan BUMN.

"Ada juga tentang karyawan BUMN yang diangkat jadi direksi. Ketentuan eksisting sekarang kan siapapun karyawan BUMN diangkat jadi direksi di BUMN manapun, langsung dipensiunkan. Nah kita melihat dalam praktik, itu ada talent-talent muda yang bagus di BUMN. Mereka seperti agak enggan karena takut nanti pensiun," kata Deputi bidang Infrastuktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Namun, pada revisi aturan ini, pemerintah akan menjamin usia pensiun dari karyawan BUMN jika nantinya menjadi anggota Direksi sebuah perusahaan negara. Untuk itu, usia pensiun pun dibatasi hingga usia 50 tahun. Artinya, karyawan BUMN yang menjadi Direksi sebelum usia 50 tahun, maka baru dinyatakan pensiun pada usia 50 tahun.

"Makanya kita tambahkan klausul (dalam revisi PP 45), Anda kita pensiunkan kalau anda mencapai usia 50 (tahun). Semacam pensiun dinilah, dan penegasan apabila dia diangkat sebagai direksi di BUMN bersangkutan ya dipensiunkan dengan memberikan hak tertinggi di BUMN bersangkutan sebagai penghargaan buat yang bersangkutan," jelasnya.

Aturan ini sengaja direvisi untuk memberikan kepastian bagi karyawan BUMN. Dengan begitu, tak lagi ada hambatan bagi karyawan BUMN untuk menjadi Direksi sebuah perusahaan milik negara.

"Selama dia menjabat jadi direksi, pangkat dia tetap jalan, enggak boleh berhenti," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini