Qatar Diisolasi, Bagaimana dengan Asumsi Makro Ekonomi RI?

ant, Jurnalis · Rabu 07 Juni 2017 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 07 20 1709853 qatar-diisolasi-bagaimana-dengan-asumsi-makro-ekonomi-ri-98eoA9vMmi.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA -Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyoroti dampak isolasi yang diterapkan beberapa negara di kawasan Teluk terhadap Qatar terhadap asumsi makro perekonomian yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia dalam APBN.

"Situasi di Timur Tengah, khususnya Qatar yang mendapatkan isolasi dari negara-negara Teluk, ternyata ini menjadi salah satu hal yang perlu kita sikapi. Asumsi makro terkait dengan harga minyak pasti berpengaruh," kata Taufik Kurniawan dalam rilis, Rabu (7/6/2017).

Politisi PAN itu juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi dinilai belum pulih sepenuhnya oleh situasi di Semenanjung Korea dan Timur Tengah.

Hal tersebut, lanjutnya, karena faktor global merupakan hal yang turut memengaruhi kondisi perekonomian di Tanah Air.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memandang ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat pemutusan hubungan diplomatik beberapa negara teluk kepada Qatar dapat berdampak pada harga minyak global.

"Kalau harga minyak ya bisa saja ada pengaruhnya. Tetapi itu kan tidak hanya terhadap Indonesia saja," kata Darmin ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Harga minyak dunia menetap lebih rendah pada perdagangan Senin 5 Juni 2017 atau Selasa 6 Juni 2017 pagi WIB, karena ketegangan geopolitik Timur Tengah dinilai menimbulkan kekhawatiran pasar, demikian Xinhua.

Para analis mengatakan keputusan sejumlah negara Arab untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar yang kaya gas akan memberlakukan isolasi regional ketat pada Doha dan menimbulkan kekhawatiran tentang kesepakatan global untuk mengurangi produksi minyak.

Sebelumnya, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik mereka dengan Qatar. Pemutusan hubungan diplomatik tersebut dilakukan dalam waktu yang berdekatan, yaitu Senin 5 Juni 2017 pagi waktu setempat.

Bahrain menjadi negara pertama yang melakukan pemutusan hubungan dengan Qatar, kemudian disusul oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir.

Keempat negara tersebut memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dengan alasan bahwa negara tersebut dituduh mendukung terorisme.

Sementara itu, analis riset perusahaan jasa finansial, FXTM, Lukman Otunuga berpendapat bahwa ketegangan di negara-negara kawasan Teluk akan hanya berdampak sedikit terhadap nilai mata uang rupiah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini