Aksi Boikot Qatar Bertahan Lama, Investasi Properti di Indonesia Terancam

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 09 Juni 2017 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 09 320 1711815 aksi-boikot-qatar-bertahan-lama-investasi-properti-di-indonesia-terancam-svAtd5XHtT.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Arab Saudi dan negara-negara koalisi Arab seperti Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), dan Mesir telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Alasannya, negara Qatar dinilai mendukung terorisme.

Pengamat Institute for Development of Economics dan Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan jika terus berlanjut, aksi boikot negara-negara Arab ke Qatar pasti akan berdampak pada investasi properti Qatar di Indonesia. Apalagi, sebelumnya ada komitmen investasi dari Qatar untuk berinvestasi di Indonesia

"Pasti ada dampaknya ke investasi Qatar kalau blokade negara-negara Arab terus berlanjut. Apalagi ada komitmen investasi dari Qatar investment authority di Indonesia," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (9/6/2017)

Meskipun porsi investasi Qatar ke Indonesia masih kecil dibanding negara-negara lainnya, tapi untuk urusan properti, Qatar sedang gencar melirik daerah-daerah Asia terutama Indonesia. Sehingga, jika blokade terus berlanjut, maka akan berpengaruh terhadap investasi properti Qatar di Indonesia.

"Memang investasi Qatar masih kecil porsinya dibanding negara-negara lain. Porsi Qatar cuma urutan ke-117 dari 118 negara di 2016. Tapi soal properti Qatar memang sedang gencar melirik daerah Asia terutama Indonesia," jelas Bhima.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini