Beredar Kabar Uang Baru Akan Ditarik, BI Sebut Informasi Menyesatkan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Sabtu 10 Juni 2017 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 10 320 1712830 beredar-kabar-uang-baru-akan-ditarik-bi-sebut-informasi-menyesatkan-bkhoVXfy8Y.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone/Dede)

MEDAN – Bank Indonesia (BI) membantah adanya informasi yang menyebutkan bahwa mereka akan menarik kembali uang baru emisi 2016 yang sudah beredar di masyarakat.

“Saya tidak ada mendengar informasi seperti itu di lingkungan kita, Bank Indonesia,” kata Kepala Perwakilan BI Sumatera Utara, Arief Budi Santoso di Medan, Jumat 9 Juni 2017.

Menurutnya, informasi tersebut dirasa menyesatkan, lantaran BI berencana untuk menyalurkan uang tersebut lebih masif lagi ke depannya. “Saya justru mendapatkan perintah agar penyaluran uang baru itu dipercepat. Sehingga uang yang beredar di masyarakat lebih layak,” ungkapnya.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Bank Indonesia berencana menarik kembali uang baru emisi 2016 yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2016.

Uang tahun emisi 2016 ini memang sempat menuai polemik, pasalnya sekelompok orang menilai ada unsur Partai Komunis Indonesia berupa logo palu arit dalam uang tersebut.

Namun, belakangan BI menjelaskan bahwa tanda yang disebut sebagai logo palu arit itu merupakan lambang Bank Indonesia yang dicetak secara khusus dengan teknik retroverso agar sulit dipalsukan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini