Tingkat Okupansi Hotel saat Lebaran Diprediksi Capai 90%

Trio Hamdani, Jurnalis · Senin 12 Juni 2017 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 12 470 1714278 tingkat-okupansi-hotel-saat-lebaran-diprediksi-capai-90-IMSgYqIwzP.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani menyatakan, pada Lebaran 2017, tingkat okupansi paling tinggi yang mampu diraih hotel mencapai 90%.

"Itu tadi saya bilang, mungkin stag, enggak ada perubahan. Artinya sama dengan tahun lalu. Pada waktu puncak mungkin (okupansi) 90%," katanya di Jakarta, Senin (12/6/2017).

Tak tercapainya tingkat okupansi kamar hotel hingga 100% saat Lebaran, dinilainya akibat dari suplai atau jumlah kamar hotel tersedia saat ini begitu banyak, karena beberapa tahun belakangan pembangunan hotel cukup gencar dilakukan.

"Kalau kita lihat dari waktu ke waktu karena jumlah kamarnya juga bertambah banyak ya jadi relatif kenaikannya enggak begitu signifikan karena suplai banyak. Mungkin kalau tahun lalu, tahun 2014 terasa tuh okupansi bisa 100%. Sekarang mungkin 90%," terangnya.

Pada hari biasa, dia pun menjelaskan, rata-rata okupansi hotel secara nasional hanya mencapai 50%-55%. Hal itu tak menjadi kabar baik bagi pelaku industri perhotelan. "Yang bagus di atas 60%," tambahnya.

Dia menambahkan, saat ini tingkat pertumbuhan suplai kamar hotel cenderung jalan di tempat atau tak alami peningkatan secara signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, total jumlah kamar hotel di Indonesia diperkirakannya mencapai 530 ribu unit.

"Sekarang kita mungkin, jadi gini, naiknya itu paling banyak sekitar 2012 sampai 2015. Itu naik-naiknya rata-rata bisa 10%. Tapi setelah 2016 mulai stag, mulai pembangunan hotel enggak begitu banyak lagi," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini