Image

Mantap! Permintaan Ikan Hias Hidup dari Thailand Naik

ant, Jurnalis · Rabu 14 Juni 2017, 16:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 14 320 1716041 mantap-permintaan-ikan-hias-hidup-dari-thailand-naik-M9QNTYTS7Q.jpg oke

MANADO - Permintaan ikan hias hidup Sulawesi Utara (Sulut) dari Thailand menjelang Lebaran mengalami peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.


"Biasanya permintaan ikan hias dari Thailand hanya satu kali dalam sebulan, namun jelang Lebaran tahun ini, sampai dua kali pengiriman," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin di Manado, Rabu (14/6/2017).

Darwin mengatakan, untuk sekali pengiriman ikan hias hidup ke Thailand sebanyak 600-800 picis dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar USD800.


Memang, katanya, secara nominal masih kecil dibandingkan dengan produk ekspor Sulut lainnya, namun keberlangsungan setiap bulan ini yang membuat ekspor sektor perikanan tersebut semakin menggeliat.

"Ikan hias hidup ini memiliki keistimewaan tersendiri sehingga permintaan terus berdatangan," jelasnya.

Dia mengatakan, ikan hias hidup dari Sulut yang mulai dilirik pasar luar negeri menunjukkan peningkatan signifikan baik dari sisi volume maupun nilainya karena harganya cukup baik.

"Peningkatan perolehan devisa tersebut salah satu di antaranya karena harga yang dinikmati pengekspor sangat bagus di pasar, didukung dengan kualitas terjamin hingga ke tempat konsumen di mancanegara," jelasnya.

Faktor penyebab harga komoditas hasil laut tersebut dihargai cukup baik di Thailand karena sisi bentuk dan warna yang bagus serta kualitas hidup ikan terjamin dari sejak penangkapan hingga pengiriman lewat udara hingga ke tangan konsumen.

Bertambahnya perdagangan ikan hias hidup dari Sulut itu didukung dengan lancarnya penerbangan sebagai sarana angkutan utama.

"Kami akan terus memfasilitasi agar produk ekspor perikanan Sulut semakin meningkat, walaupun sempat mengalami penurunan beberapa waktu lalu akibat kebijakan moratorium," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini