nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Seminggu Lebaran, Daging Sapi Tembus Rp150.000/Kg

Arsan Mailanto, Jurnalis · Sabtu 17 Juni 2017 17:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 17 320 1718791 jelang-seminggu-lebaran-daging-sapi-tembus-rp150-000-kg-ObT7AUVKa1.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

BANGKA - Sepekan menjelang Lebaran 2017, harga daging sapi di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel) merangkak naik tembus hingga Rp150.000 per kilogram (kg). Penyebabnya karena adanya keterbatasan pasokan terhadap distributor dan permintaan yang meningkat atas kebutuhan pokok lain.

Kepala Biro Perekonomian Prov Kepulauan Babel, Sudarman mengatakan, untuk kebutuhan pangan jelang Lebaran ini, beberapa sembako ada yang mengalami penurunan harga kecuali untuk daging sapi malahan naik menjadi Rp150.000 kg di Belitung.

"Kemungkinan harga daging yang melonjak naik disebabkan distributor tunggal. Akan tetapi, jika daging sapi yang disuplai CSR perusahaan tambang masuk dengan harga Rp30.000 sejumlah 250 ekor sapi maka harga dapat ditekan," ujarnya kepada Okezone, Bangka, Sabtu (17/6/2017).

Dia menjelaskan, seharusnya daging sapi berada di posisi Rp120 ribu, margin pedagang Rp10.000 per kg, itu berarti kalau harga sekarang Rp150.000 per kg pedagang ambil Rp130.000 hingga Rp140 ribu per kg. Seharusnya dari agen harganya Rp110.000 per kg otomatis naik hampir 20%.

"Kita lihat harga daging sapi di Belitung naik ke posisi Rp150.000. Ya meskipun, ada penurunan harga dari bawang putih yang sudah turun Rp38 ribu, bawang merah Rp32.000, cabai merah Rp25.000, cabai rawit Rp55.000," jelas Sudarman.

"Sedangkan harga berbagai jenis ikan masih tinggi, ayam boiler Rp38.000-Rp40.000, ayam kampung Rp50.000-an. Beberapa jenis bumbu-bumbuan juga merangkak naik, itu disebabkan permintaan meningkat," tambahnya.

Kendati demikian, kata Sudarman, mengenai pendistribusian, untuk distribusi sembako Tim Satgas Pangan akan memprioritaskan kebutuhan pokok untuk masyarakat sehingga stok bahan pokok diperkirakan cukup.

"Misalnya daging sapi beku sebenarnya akan di-support Kemendag, cuma terkendala frezeer di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung yang juga ditemukan masalah biaya angkut dan alokasinya yang belum tersedia," tandasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini