Image

Indonesia Miliki Pusat Logistik Berikat, Menko Darmin: Peminat dari Investor Luar Biasa!

Dedy Afrianto, Jurnalis · Minggu 18 Juni 2017, 08:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 18 20 1719015 indonesia-miliki-pusat-logistik-berikat-menko-darmin-peminat-dari-investor-luar-biasa-vpqXqjwfH3.jpg Foto Pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XV (Dedy/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah beberapa kali mengeluarkan paket kebijakan ekonomi di bidang logistik. Salah satunya adalah paket kebijakan tentang Pusat Logistik Berikat (PLB).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian mengatakan, investor sangat tertarik dengan adanya PLB ini. Bahkan, hingga saat ini minat investor masih terbilang tinggi dengan adanya PLB ini.

“Itu peminatnya luar biasa banyaknya dan kemarin pun saya masih menerima calon investor dari negara-negara lain,” kata Darmin mengutip informasi dari laman Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Minggu (18/6/2017).

Hanya saja, biaya logistik di Indonesia masih terhitung kurang efisien jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Angkanya berada pada kisaran 24% dari total Produk Domestik Bruto (PDB).

“Negara-negara lain berada jauh di bawah kita. Oleh karena itu, kita kali ini menyiapkan lagi paket-paket deregulasi di bidang logistik,” ungkap Darmin.

Untuk itu, pemerintah telah menerbitkan Paket Kebijakan Ekonomi jilid XV. Paket kebijakan ini ditujukan untuk dua hal. Pertama, memperbaiki efisiensi dan daya saing. Kedua adalah membuka ruang untuk berusaha baik di bidang jasa logistik langsung maupun di bidang pendukung dalam jasa logistik.

“Pendukung jasa logistik itu tentu saja angkutan itu sendiri. Bahkan juga asuransi yang sifatnya marine atau ocean insurance,” ujarnya.

Darmin pun menegaskan bahwa penyusunan Paket Kebijakan Ekonomi XV telah melalui beberapa proses termasuk duduk bersama antara pemerintah dengan asosiasi bidang logistik.

“Kita sudah bicara dengan mereka. Kita sudah dengarkan mereka. Sehingga aneh kalau nanti itu terjadi tumpang tindih misalnya. Saya tidak percaya, karena biasanya para pengusaha itu tahu betul mengenai regulasi,” tutupnya. (ded)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini