Image

Kedatangan Kapal Pembangkit Listrik, DPR Harap Harga Gas Kembali Diturunkan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 19:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 19 320 1720156 kedatangan-kapal-pembangkit-listrik-dpr-harap-harga-gas-kembali-diturunkan-pPtASCMbWN.jpg Ilustrasi kapal Pembangkit Listrik. (Foto: Okezone)

MEDAN – Komisi VII DPR-RI mengusulkan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan baru terkait harga jual gas di Sumatera Utara. Usulan itu disampaikan untuk mendukung operasional kapal pembangkit listrik asal Turki, Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Onur Sultan, yang beroperasi mulai Jumat 16 Juni 2017.

Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu mengatakan, saat ini kapal berkapasitas total 480 Megawatt (mw) itu masih beroperasi dengan menggunakan Heavy Fuel Oil (HFO) yang harganya terbilang mahal dan harus didatangkan dari luar negeri.

Menurut dia, kapal tersebut sebenarnya bisa dioperasikan dengan menggunakan gas alam. Namun, dengan harga jual gas yang ada saat ini penggunaan gas alam justru tidak efisien.

“Kita berharap ada regulasi (harga gas) baru, sehingga Marine Vesel itu bisa pakai gas.  Kalau sudah begitu kan harga bisa turun.  Bukan hanya untuk produksi listriknya, tapi harga gas kita secara keseluruhan,” katanya di Labuhan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (19/6/2017)

Gus menjelaskan, saat ini harga gas di Sumut mencapai USD9,95 per satuan juta kaki kubik. Harga itu sudah turun dibandingkan  beberapa tahun lalu yang mencapai USD13,38. "Tapi kalau pembangkit itu dipaksa pakai gas tersebut, masih terlalu mahal. Masih lebih murah pakai HFO,” tegasnya.

Dia pun meminta pemerintah segera menyusun kebijakan baru tersebut. Menurutnya, DPRD pun siap mendukung pemerintah untuk kebijakan baru itu.

“Kalau dari sisi anggarannya, karena ini memang untuk masyarakat, pasti kita dukung. Kita akan upayakan maksimal agar bagaimana persoalan listrik di Sumut ini bisa selesai segera. Kalau bisa selesai dalam enam bulan, kenapa harus sampai empat sampai lima tahun,” tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini