Image

Arcandra Tahar Dapat Keluhan soal Susahnya Beli BBM Premium

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 19:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 19 320 1720162 arcandra-tahar-dapat-keluhan-soal-susahnya-beli-bbm-premium-e1R59E2N04.JPG Ilustrasi: (Foto: Okezone)

MEDAN – Komisi VII DPR-RI meminta kepada pemerintah untuk memerhatikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di masyarakat. Permintaan itu disampaikan seiring dengan keluhan dari mayarakat akan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi itu.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Ketua Komisi VII DPR-RI, Gus Irawan Pasaribu kepada Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar saat meninjau depo BBM Pertamina Medan Group, di Labuhan Deli, Kota Medan, Senin (19/6/2017)

“Kalau untuk persiapan BBM jelang Lebaran saya pikir Pertamina sudah bagus. Karena memang kan setiap tahun Lebaran. Jadi mereka sudah pengalaman. Tapi saya ingin memberikan catatan soal stok premium, karena banyak masyarakat yang sudah mengeluh,” kata Gus Irawan.

Sementara itu Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih terus menyalurkan BBM jenis premium kepada masyarakat. Bahkan pada musim Lebaran ini penyalurannya diperkirakan akan naik sekira 1%, seiring dengan meningkatnya permintaan dari masyarakat.

“Penyaluran selama Ramadan dan Idul Fitri 1438 H untuk produk premium di wilayah Sumbagut akan naik sebesar 1% dari penyaluran normal sebesar 7.212 kiloliter (kl) menjadi 7.266 kl,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan General Manager Pertamina Marketing Operation Region I Erry Widiastono. Menurutnya, Pertamina masih menyalurkan BBM jenis premium seperti biasa. Namun dari aspek bisnis, banyak pengusaha SPBU yang kini lebih memilih menjual BBM jenis lain khususnya Pertalite dan Pertamax, seiring dengan terus meningkatnya permintaan akan kedua BBM jenis tersebut.

“Kita tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Kalau pasar mintanya Pertalite yang kita sediakan. Ini juga berhubungan dengan ketersediaan tanki penampung di masing-masing SPBU. Tapi untuk di jalur-jalur angkutan kota, kita masih sediakan kok. Kalau tidak ada di 1 SPBU, pasti di SPBU sekitarnya ada,” tukas Erry.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini