Image

Harga Minyak Mentah Naik, Sri Mulyani Minta Pertamina Talangi Dulu

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 21:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 19 320 1720252 harga-minyak-mentah-naik-sri-mulyani-minta-pertamina-talangi-dulu-3BjEfDpF3I.jpg Ilustrasi kilang minyak mentah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gejolak harga minyak dunia tampaknya membuat pemerintah harus mengubah asumsi harga minyak mentah di APBN-Perubahan. Pasalnya, pemerintah harus mengocek anggaran lebih besar karena harga keekonomisan bahan bakar minyak (BBM) yang naik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, peningkatan harga minyak dunia di awal 2017 membuat harga premium dan solar jauh di harga keekonomisan. Meskipun, saat ini harga minyak mentah cenderung mengalami penurunan.

"Harga minyak Juni ini kecenderungan menurun, perbedaan harga BBM keekonomisannya sampai sekira Rp1.250 per liter dari yang ditetapkan pemerintah harga keekonomisan dan APBN menjadi semakin mengecil," ujarnya dalam buka puasa Kemenkeu, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Dia menambahkan, pada awalnya PT Pertamina akan menanggung terlebih dahulu kelebihan bayar tersebut. "Jumlah subsidi energi akan tetap disesuaikan dalam APBN. Untuk itu jika defisit Pertamina melakukan management dari cashflow," ujarnya.

Menurutnya, subsidi energi yang saat ini dihitung dari solar, listrik, dan elpiji akan kembali diajukan ke DPR.

"Jadi subsidi energi Rp77,3 triliun itu akan gunakan anggaran itu dulu, untuk membayar seluruh subsidi yang terjadi. Jadi Pertamina bisa meng-absorb dari harga yang ditetapkan," ujarnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini