Image

Terungkap! Ada Kapal Listrik, Daerah di Sumatera Utara Masih Ada yang 'Gelap'

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 21:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 19 320 1720257 terungkap-ada-kapal-listrik-daerah-di-sumatera-utara-masih-ada-yang-gelap-F3MWl3pa9d.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

MEDAN - Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terus berupaya untuk meningkatkan pasokan listrik di beberapa daerah. Salah satunya dengan cara membangun pembangkit listrik sendiri.

Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu mengatakan, usaha yang dilakukan PLN patut diapresiasi. Akan tetapi, menurutnya masih banyak kekurangan salah satunya adalah seringnya terjadi mati lampu di beberapa daerah, salah satunya adalah Medan.

"Di Sumut masih mati lampu. Kehadiran MVPP selesai disuplai daya pembangkit. Masalah persoalan mati lampu di gardu, selesai di gardu bisa jadi di transmisi," ujarnya di Belawan, Medan, Senin (19/6/2017)

Untuk itulah Gus Irawan meminta kepada PLN untuk segera mengatasi masalah tersebut. Dari mulai masalah pada transmisi hingga kepada gardu induk.

"Saya minta PLN untuk mengecek lagi masalah-masalah seperti ini sering jadi keluhan masyarakat. Tolong di Cek Gardu induk maupun transmisinya," jelasnya

MVPP dan status Kondisi Kelistrikan Kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) disewa oleh PLN dan tiba di dermaga PLTU Belawan pada hari Minggu, 21 Mei 2017.

MVPP yang dikontrak dengan kapasitas 240 mw ini telah sinkron dengan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan sudah Commercial Operation Date (COD) pada tanggal 9 Juni 2017. MVPP merupakan solusi jangka pendek dalam penyelesaian kekurangan pasokan tenaga listrik di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di Sumatera Utara.

Pembangkit mobile berasal dari Turki ini adalah hasil dari kerja sama antara Pemerintah, PLN dan Karadeniz Powership Co, guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Selama ini kemampuan pasok listrik di Sumbagut masih terbatas dengan cadangan sekitar 5%, sehingga masih sering mengalami defisit.

MVPP tersebut dibuat pada tahun 2015 dengan panjang 300 m dan lebar 50 m. Kapal ini memiliki mesin pembangkit jenis PLTD 18,81 mw per unit dengan jumlah total 24 unit dan PLTU 2 x 15 mw yang dapat menggunakan bahan bakar minyak jenis Heavy Fuel Oil (HFO) dan bahan bakar gas, dengan total kapasitas dapat mencapai 480 mw.

Kapal pembangkit listrik itu disewa PLN selama 5 tahun kedepan, memiliki beberapa keunggulan, yaitu tidak membutuhkan lahan yang besar, mobilitas relokasi cepat, fleksibilitas penggunaan energi primer (dual fuel engine), konsumsi bahan bakar lebih hemat (sfc 0.21 lt/kwh).

Selain itu, tingkat produksi limbah relatif rendah dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif lebih rendah.Kondisi Kelistrikan Sumatera Utara dengan masuknya tambahan daya 240 mw dari MVPP, maka daya mampu sistem Sumbagut menjadi 2.287 mw dengan perkiraan beban puncak tertinggi yang mencapai 2.075 mw.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini