Image

Pengusaha Kayu, Jadi Penunggak Pajak Terbesar yang Disandera DJP

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 18:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 20 20 1721022 pengusaha-kayu-jadi-penunggak-pajak-terbesar-yang-disandera-djp-dDeYn9sh2p.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui sejumlah kantor wilayahnya telah melakukan tiga kali tindak penyanderaan (gijzeling) penunggak pajak tahun ini. Adapun penyanderaan wajib pajak dari Kantor Wilayah DJP Papua Maluku merupakan penanggung pajak sebesar sekira Rp66,3 miliar.

"Penunggak pajak dari pengelola usaha kayu berinisial KJM merupakan penyanderaan terbesar. Sebelumnya dilakukan penyanderaan juga di Bandung dengan tanggungan pajak sebesar Rp40 miliar," ujar Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, di Lapas Salemba, Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Catur mengatakan, sejak dilakukan perjanjian kerjasama Kementerian Hukum dan HAM dengan Kementerian Keuangan, tindak penyanderaan sejak 2006 sudah dilakukan. Kala itu dilakukan penyanderaan terhadap 58 wajib pajak yang ditempatkan di 23 kantor Kumham.

Kemudian pada 2015 dilakukan juga penyanderaan terhadap 28 wajib pajak yang ditempatkan di 14 Lapas dan Rutan yang tersebar di Indonesia.

"Sesuai payung hukum yang berlaku, tahun ini juga penyanderaan sudah dilakukan tiga kali," ujarnya.

Sebagai penegak hukum, Catur menghimbau, wajib pajak untuk segera menyelesaikan kewajiban pembayaran pajaknya kepada negara. Hal ini supaya tidak ada lagi warga yang di titipkan sementara di Lapas ataupun Rutan.

"Kami ingatkan, di Lapas itu tidak enak, apalagi sampai ditempatkan di Nusa Kambangan. Jadi taatilah bayar pajak sebagai warga pajak yang baik," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini