Image

Satukan Subsidi Listrik dan Elpiji, Pemerintah Integrasi Data Semua Kementerian

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 14:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 20 320 1720706 satukan-subsidi-listrik-dan-elpiji-pemerintah-integrasi-data-semua-kementerian-ZsMWtlEz08.jpg Foto: Feby/Okezone

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyudahi rapat koordinasi tingkat menteri (RTM) terkait integrasi Subsidi energi listrik dan gas elpiji ke dalam kartu bantuan sosial. Hasil disepakati untuk memadukan seluruh data penerima bantuan.

"Selama ini listrik dan elpiji, basis data terpadu di masing-masing pihak PLN dan Pertamina. Kalau sesuai UU Fakir Miskin pemberian bantuan sosial harus dilakukan menggunakan data BPS divalidasi Kemensos dan data di Kemendagri. Jadi ini kita sepakati memperkuat data supaya bisa terintegrasi dengan semua kementerian," ujar Menko PMK Puan Maharani di kantornya, Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Adapun peserta dalam RTM yang hadir  seperti Menteri Sosial Khofifah Indar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Gubernur Bank lndonesia Agus Martowardojo, dan Sekretaris TNP2K Bambang Widianto.

Puan menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan pembahasan dan kajian tentang integrasi subsidi energi. Namun seperti apa penerapannya masih terus dikoordinasikan.

“Seperti rakor hari ini untuk mendapatkan rekomendasi formula dalam melaksanakan integrasi subsidi energi ke bansos," ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama antara lain terkait apa saja subsidi energi yang akan diintegrasikan, besaran nilai subsidi, sasaran penerima subsidi energi, dan sinkronisasi data serta persiapan teknis lainnya. 

"Saya minta semua itu dalam waktu secepatnya ada angka idelnya berapa, tanpa mengurangi kebutuhan masyarakat, jadi semua bisa sinergi," ujarnya.

Menurut Puan, subsidi LPG dan listrik diarahkan untuk sasaran kelompok 40% masyarakat terbawah, sedangkan Rastra untuk 25% masyarakat terbawah. Jumlah sasaran penerima integrasi antara subsidi energi dan bansos yang akan ditetapkan, perlu mendapatkan pertimbangan yang tepat agar masyarakat yang tidak mampu tetap terlindungi. 

“Sistem pembayaran penyaluran bantuan sosial nantinya akan dilakukan dalam bentuk nontunai, dengan partisipasi bank," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini