Image

Menteri Rini Minta 78 Rumah Sakit BUMN Masuk Pertamedika IHC

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 14:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 20 320 1720749 menteri-rini-minta-78-rumah-sakit-bumn-masuk-pertamedika-ihc-5UrF2Qd7X4.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberikan waktu kepada 78 anak usaha BUMN di sektor kesehatan/rumah sakit untuk masuk dalam holding rumah sakit BUMN, di bawah koordinator PT Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) hingga akhir tahun, Saat ini, baru 40 rumah sakit pelat merah yang masuk dalam holding.

Rini mengungkapkan, holding company dari pelayanan kesehatan untuk BUMN sudah lama dirancang oleh Kementerian BUMN. Hal ini agar pelayanan kesehatan yang diberikan dapat seragam dan optimal.

"Ini untuk kebutuhan karyawan BUMN maupun masyarakat luas dan memberikan pelayanan terbaik," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Mantan Bos Astra ini menyesalkan, meskipun saat ini sudah banyak kerja sama yang dilakukan antar rumah sakit pelat merah, namun masih banyak pula yang belum bergabung dalam induk holding BUMN rumah sakit.

"Kenapa saya tekankan sinergi BUMN harus terjadi, kalau saya bicara dimana-mana saya selalu mengatakan BUMN atau anaknya itu badan usaha milik negara, milik bangsa. Karena negara punya bangsa dan rakyat, jadi kita bertanggung jawab terhadap bangsa Indonesia," imbuh dia.

Rini menambahkan, layanan rumah sakit adalah layanan dasar. Saat ini, ada 78 rumah sakit BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia dengan aktifitas kesehatan yang beraneka ragam.

Rini menginginkan, agar seluruh rumah sakit tesebut memiliki kualitas dan pelayanan yang sama. Dia mengaku sedih jika masih ada perusahaan pelat merah yang belum bergabung dalam holding BUMN rumah sakit.

"Kalau masih ada yang belum, terus terang saya sedih. Kenapa kita tidak bisa bersatu. Tapi saya juga ingin pada kesempatan ini IHC melihat ke dalam apa sebabnya mereka enggak masuk. Karena saya enggak mau lihat lagi sebelum akhir tahun semuanya tidak masuk," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini