Minta Tambahan Subsidi Listrik Rp1,7 Triliun, Ini Alasan Menteri Jonan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 21 320 1721686 minta-tambahan-subsidi-listrik-rp1-7-triliun-ini-alasan-menteri-jonan-hCedHPKBzd.jpg Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto: Feby Novalius/Okezone)

JAKARTA - Berdasarkan hasil verifikasi data yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ada 2,4 juta pelanggan 900 va yang layak menerima subsidi. Dengan hasil tersebut, jumlah pelanggan 900 va yang layak dapat subsidi bertambah dari 4,1 juta menjadi 6,5 juta.

Namun karena adanya tambahan 2,4 juta pelanggan 900 va yang layak mendapat subsidi, pemerintah lewat Kementerian ESDM menyatakan dibutuhkan tambahan subsidi listrik untuk tahun ini.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, akan mengajukan tambahan subsidi listrik saat pembahasan RAPBNP 2017 dengan Komisi VII DPR. Anggaran subsidi listrik pada 2017 sekira Rp52,13 triliun.

"Kami akan paparkan pada Komisi VII setelah libur itu ada kenaikan sebanyak Rp1,7 triliun. Itu untuk tambahan pelanggan yang baru masuk sebanyak 2,4 juta pelanggan," ujarnya, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Jonan mengatakan, besaran angka tambahan subsidi listrik tersebut sesuai dengan perhitungan Kementerian ESDM. "Jadi kira-kira angkanya segitu kan," ujarnya.

Selain diperuntukkan untuk tambahan pelanggan baru, Jonan mengaku, pengajuan tambahan subsidi sekira Rp1,7 triliun untuk tidak ada kenaikan tarif semua golongan hingga akhir tahun.

"Itu karena kompensasi tidak naik sampai akhir tahun," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini