Image

Pasar yang Besar hingga Proses Sederhana, Jadi Alasan KPR Diburu Perbankan

David Steven, Jurnalis · Minggu 25 Juni 2017, 16:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 25 470 1724503 pasar-yang-besar-hingga-proses-sederhana-jadi-alasan-kpr-diburu-perbankan-TLlVWy4geN.jpg

JAKARTA - Rumah merupakan keperluan yang penting bagi setiap orang karena menjadi prioritas kebanyakan orang. Kini, banyak pihak yang menawarkan kiat ini itu untuk memiliki rumah. Bahkan, ada yang berani menawarkan 'tanpa uang'.

Kredit pemilik rumah (KPR) merupakan salah satu jalan untuk memiliki rumah. Ternyata KPR juga dapat menguntungkan banyak kalangan. Salah satunya menguntungkan bagi bank. Bank yang bermodal besar sedang bersaing untuk mencapai target, sehingga persaingan di lapangan semakin gencar.

Dikutip dari buku ‘Jangan Salah Memilih KPR’, mengungkapkan penyebab mengapa KPR menjadi primadona bagi perbankan, berikut alasannya:

Pasar yang Dahsyat

Di Indonesia, kebutuhan akan properti bisa dikatakan nyaris no limits, maka pemerintah selalu menambahkan sekira 1 juta unit per tahun. Oleh sebab itu, bank berupaya terjun ke KPR, 15 juta unit dengan harga Rp200 juta per unit dikalikan rata-rata 80% dari TV/FTV sesuai ketentuan BI. Maka ini pasar yang sangat dahsyat bagi perbankan.

Risiko Rendah

Terdapat uang muka debitur, jika yang bersangkutan berani iseng ngemplang bayar angsuran. Pihak bank akan memberlakukan denda atau menerbitkan surat peringatan yang jika diabaikan dapet berujung pada pelelangan rumahnya. Dengan hal ini, bank tidak akan rugi menjual secara damai atau lelang mengingat harga tanah atau rumah cenderung naik. 

Prosesnya Sederhana

KPR juga dapat diproses secara kolektif jika calon debitur dari suatu instansi, yaitu dengan memerhatikan penghasilan atau gaji masing-masing pegawai. Selain bisa mendapatkan banyak debitur dalam waktu cepat, bank pun bisa meminta bantuan bendahara gaji untuk memotong gaji pegawai sebagai angsuran KPR.

Jangka Panjang

KPR menguntungkan bagi bank baik jangka pendek maupun panjang. Setiap bulannya, bank akan mendapatkan pembayaran angsuran selama jangka waktu kreditnya. Belum lagi bank dapat mempertahankan mantapnya posisi sisa pinjaman kredit karena pelunasan sangat lama, sehingga dapat mendongkrak angka loan to deposit ratio (LDR). (gir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini