Menteri Jonan: Tahun Ini, Pasokan BBM Jauh Lebih Bagus

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Minggu 02 Juli 2017 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 02 320 1726856 menteri-jonan-tahun-ini-pasokan-bbm-jauh-lebih-bagus-wfBy1S8sDy.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menilai pengelolaan dan pemenuhan pasokan BBM dan LPG tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun lalu. Jonan mengungkapkan, selama libur Lebaran tahun ini hampir tidak ada kekurangan pasokan BBM dan LPG dalam jangka waktu yang panjang.

"Secara umum, tahun ini, khususnya tentang pasokan BBM jauh lebih bagus dari tahun-tahun lalu. Kekurangan di tiap daerah, termasuk LPG hampir tidak ada, sangat minimal sekali. Tidak sampai ada suatu daerah yang kekurangan dalam jangka waktu yang panjang. Kalau ada satu atau dua titik mungkin kekurangannya itu 3 jam, karena terlambat dalam pengiriman. Tidak sampai satu hari," ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (2/7/2017).

Sementara itu Direktur Pemasaran Pertamina Muchammad Iskandar mengatakan bahwa sejak H-14 Lebaran hingga hari ini, stok BBM secara nasional berada di atas 20 hari. Bantuan aparat kepolisian untuk membantu membuka jalan bagi kendaraan yang membawa BBM sangat membantu.

"Secara nasional alhamdulillah bisa berjalan dengan baik. Sejak H-14 stok kita jaga rata-rata nasional semua produk di atas 20 hari. Sampai hari ini kita jaga di level itu. Sampai dengan hari ini, arus balik, masih bisa teratasi, walaupun dinamisasinya di lapangan begitu kompleks, tapi dengan bantuan aparat kepolisian, kita dikawal, diberi contra flow, sehingga bisa kita penuhi dengan baik," tuturnya.

Selama libur Lebaran 2017, secara nasional terjadi peningkatan konsumsi BBM, khususnya premium, pertalite dan pertamax, rata-rata mengalami kenaikan sekitar 12%. Sementara, Jawa Tengah merupakan wilayah dengan persentase kenaikan tertinggi, yaitu 43% jika dibandingkan konsumsi pada hari biasa.

"Peningkatan konsumsi, gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax) secara nasional rata-rata di atas 12%. Untuk nasional, persentase tertinggi untuk gasoline di Jawa Tengah, sudah di angka 43% dibanding hari biasa. Kedua adalah Jawa bagian barat. Nomor tiga justru di MOR II ini, yaitu Sumbagsel, di angka 17%. LPG juga lancar, ada dinamisasi sedikit di kantung pemudik, yaitu di Jawa Tengah, tapi cepat kita atasi," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini