nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Okupansi Hotel Berbintang di Sumut Turun 5,6%

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa 04 Juli 2017 14:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 04 470 1728299 okupansi-hotel-berbintang-di-sumut-turun-5-6-2ANHOpjptu.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

MEDAN - Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Utara tercatat sebesar 43,83% pada Mei 2017. Rasio okupansi tersebut turun sekira 5,62% dibandingkan periode yang sama pada 2016.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Syech Suhaimi, mengatakan bahwa penurunan okupansi tertinggi terjadi di hotel bintang 4. Yakni turun 16,71% dari 61,61% menjadi 44,9%.

Sementara untuk hotel bintang 5, okupansinya turun 5,72% dari 50,75% menjadi 45,03%. Sedangkan hotel bintang 3, turun 4,85% dari 49,18% menjadi 44,33%.

"Peningkatan okupansi hanya terjadi di hotel bintang 1 dan bintang 2. Hotel bintang 1 di Sumut okupansinya meningkat 7,7% dari 28,36% menjadi 36,06%. Sementara hotel bintang 2, okupansinya naik 3,55% menjadi 40,88% menjadi 44,43%," ujar Syech Suhaimi, Selasa (4/7/2017).

Syech Suhaimi menjelaskan, penurunan okupansi ini terjadi di tengah menurunnya rata-rata lama menginap tamu asing. Jika di Mei 2016 rata-rata tamu asing menginap di hotel berbintang selama 2,04 hari, pada Mei 2017 rata-rata lama menginap tamu asing hanya 1,62 hari.

"Secara agregat rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang di bulan Mei 2017 mengalami kenaikan 0,24 poin dibanding periode yang sama tahun

sebelumnya. Namun ada penurunan terhadap rata-rata lama menginap tamu asing. Sedangkan untuk rata-rata lama menginap tamu Indonesia mengalami kenaikan sebesar 0,29 poin yaitu dari 1,34 hari pada bulan Mei 2016 menjadi 1,63 hari pada bulan Mei 2017," paparnya.

Turunnya okupansi hotel berbintang ini, kata Suhaimi, justru terjadi di tengah meningkatnya jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia dari tiga pintu utama yakni Bandara Internasional Kualanamu, Pelabuhan Belawan, dan Pelabuhan Tanjungbalai Asahan.

"Berdasarkan catatan BPS, jumlah wisatawan asing yang masuk ke Sumatera Utara dari tiga pintu masuk utama itu mencapai 20.080 orang. Naik 13,91% dibandingkan Mei 2016 yang hanya 17.628 orang," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini