nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Memecah Titik Kemacetan, Tol Darurat Efektif Perlancar Arus Mudik

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 06 Juli 2017 11:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 06 320 1729842 memecah-titik-kemacetan-tol-darurat-efektif-perlancar-arus-mudik-dY9tw7sMPy.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Keputusan penggunaan tol darurat dinilai sebagai kunci kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2017. Langkah ini mengurangi penumpukan volume kendaraan di jalur Pantura yang menjadi alternatif utama para pemudik.

Selain itu, kelancaran arus mudik serta balik dibantu dengan difungsikannya empat flyover di Jawa Tengah.

”Kehadiran tol darurat pada arus mudik Lebaran banyak memberikan manfaat kepada para pemudik, terutama dalam memecah titik kemacetan akibat penumpukan kendaraan pemudik,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Dia mengungkapkan, Kementerian PUPR bertanggung jawab menyiapkan infrastruktur berupa sarana dan prasarana arus mudik dan balik Lebaran.

Tugas ini ditindaklanjuti dengan melakukan inventarisasi masalah yang berkaitan dengan ketersediaan jalan, jembatan, hingga flyover. Dari situ Kementerian PUPR memutuskan untuk memfungsikan tol darurat sejauh 402 kilometer, baik di jalur Trans-Jawa maupun Trans-Sumatera.

Fungsionalisasi ruas tol yang belum sepenuhnya tuntas tersebut diyakini bakal memecah penumpukan kendaraan di ruasruas utama jalur mudik dan Lebaran. Selain itu, juga difungsikan empat flyover perlintasan kereta tersebut berada di Klonengan, Dermoleng, Kretek, dan Kesambi yang berada pada ruas jalan Tegal-Purwokerto yang menghubungkan jalur Pantura melalui lintas tengah menuju ke jalan lintas selatan Jawa.

”Keberadaan flyover itu mempercepat waktu tempuh para pemudik. Biasanya waktu yang dibutuhkan adalah 14-16 jam untuk melintasi keempat perlintasan kereta, jika melalui flyover tersebut, waktu tempuhnya lebih singkat hanya 5-6 jam,” katanya.

Setelah arus mudik Lebaran ini, Menteri PUPR merampungkan pengerjaan tol darurat tersebut sehingga pada musim mudik tahun depan sudah bisa digunakan dengan aman dan nyaman, terutama untuk ruas Trans-Jawa dari Brebes Timur hingga Gringsing sepanjang 110 km.

”Kita akan mulai mempercepat pengerjaan pada pekan depan. Kita genjot lagi supaya toldaruratsegera selesaiuntuk mendukung mudik Lebaran 2018 sehingga pelaksanaannya lebih baik lagi,” tandasnya.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menilai, lalu lintas pada arus balik Lebaran 2017 tidak mengalami kepadatan yang signifikan. Bahkan, menurut dia, arus balik relatif lancar.

”Untuk operasi kita bisa laksanakan dengan baik, yang pertama adalah masalah pengamanan arus balik dan arus mudik relatif lancar. Tidak banyak permasalahan yang berarti baik, yang ke arah barat ke arah Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun yang ke arah selain ke arah timur dan ke arah barat yang menuju Sumatera,” ujarnya.

Namun, Tito tidak menampik terjadi penumpukan kendaraan di beberapa daerah. Meski demikian, kepadatan kendaraan tersebut bisa diselesaikan dengan baik oleh petugas yang melakukan pengamanan lalu lintas.

”Memang ada kepadatan, tapi tidak sampai stag, apalagi berjam-jam. Kita perkirakan akan padat di daerah Cipali, Cikampek, dan di Nagreg Gentong memang terjadi kepadatan, tapi relatif berjalan permasalahannya,” katanya.

Tito juga menjelaskan, adanya kepadatan di sejumlah tol, dikarenakan banyaknya kendaraan yang keluar-masuk rest area. Selain itu, kepadatan juga terjadi karena banyak kendaraan yang menepi untuk beristirahat di bahu jalan, lantaran kapasitas lahan parkir di rest area belum memadai.

”Kalau di daerah Cipali itu rest area yang penuh, banyak kendaraan keluar masuk rest area sehingga masyarakat yang mungkin lelah dari perjalanan panjang mereka ingin beristirahat di rest area. Karena penuh, akhirnya mereka berhenti di bahu jalan dan membuat kemacetan panjang sehingga terpaksa harus dialirkan keluar jalur yang lain, termasuk jalur Pantura,” katanya.

Kemacetan jalur mudik Lebaran tahun ini, kata Tito, tidak banyak mengalami permasalahan dikarenakan adanya pembangunan tol dan jembatan layang di kawasan Brebes, Jawa Tengah, sangat membantu petugas polisi untuk mengatur lalu lintas kendaraan para pemudik. Tito pun berterima kasih atas peran aparatur pemerintahan terkait yang turut membantu pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini