INDEF: Kenaikan TDL Turunkan Daya Beli Masyarakat

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 08 Juli 2017 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 08 320 1731696 indef-kenaikan-tdl-turunkan-daya-beli-masyarakat-8fJHjce2xn.jpeg Foto: (Feby/Okezone)

JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai laju inflasi  sebesar 0,69% pada Juni 2017 didorong utamanya oleh tarif dasar listrik (TDL). Selain itu,  penyesuaian TDL pada pelanggan 900 va yang dicabut subsidinya, membuat daya beli masyarakat menurun.

Direktur Eksekutif  INDEF Enny Sri Hartati mengatakan, selama Juni atau pada waktu Lebaran 2017, harga kebutuhan bahan pokok terbilang cukup stabil. Namun, yang mesti jadi perhatian adalah TDL, karena kontribusinya besar pada inflasi.

"Inflasi domain memang sisi supplay, tapi sisi demand ada justifikasi dorongan permintaan luar biasa. Artinya ketika daya beli masih kencang lalu, kemudian ada kenaikan tarif membuat sampai Juni ini daya beli itu justru turun," tuturnya dalam acara Talk Show Akhir Pekan Terhangan Polemik Sindotrijaya Network, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Dia menjelaskan, alasan kenaikan tarif listrik menurunkan daya beli karena pelanggan 900 va yang dicabut subsidinya kebanyakan pelaku industri kecil dan mikro. Sehingga menjadi beban pada saat ada penyaluran harga produksi.

"Jadi TDL bagaimanapun punya kontribusi inflasi dan penurunan daya beli masyarakat," tuturnya.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini