Share

Subsidi Listrik 900 Va Dicabut, DPD Banjir Keluhan di Pulau Jawa

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 08 Juli 2017 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 08 320 1731724 subsidi-listrik-900-va-dicabut-dpd-banjir-keluhan-di-pulau-jawa-rehNSYO5ho.jpeg Foto: (Feby/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menerapkan subsidi tepat sasaran pada pelanggan 900 va. Dari 23 juta pelanggan, 19 juta pelanggan dinyatakan tidak layak menerima subsidi dan 4 juta lainnya masih mendapat subsidi. Untuk 19 juta pelanggan yang tidak lagi menerima subsidi tarif listrik yang dibayarkan pun normal atau naik karena tidak disubsidi lagi.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Aji Muhammad Mirza Wardana, kenaikan tarif yang terjadi pada pelanggan 900 va banyak menjadi keluhan di wilayah Jawa. Sementara di luar Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua keluhan yang disampaikan ke DPR lebih sedikit.

"Keluhan yang kami dengar oleh masyarakat karena kenaikan listrik tidak bisa dipukul rata. Justru yang teriak-teriak PLN naikan tarif itu di Pulau Jawa.  Di luar seperti Kalimantan, Sulawesi dan Papua tidak," ujarnya, dalam acara Talk Show Akhir Pekan Terhangat Polemik Sindotrijaya Network, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Menurut dia, masyarakat di luar Pulau Jawa tidak keberatan lantaran listrik memang menjadi kebutuhan. Apalagi, memang harga seperti kebutuhan pokok di luar Pulau Jawa memang dasarnya sudah mahal.

"Jadi listrik naik atau tidak ya tidak pengaruh. Bagi masyarakat di sana yang  penting listrinya ada,"ujarnya.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini