Rapat 6 Jam! Ini Hasil RDP Terkait Asumsi Lifting hingga Subsidi Listrik

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 10 Juli 2017 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 10 320 1733121 rapat-6-jam-ini-hasil-rdp-terkait-asumsi-lifting-hingga-subsidi-listrik-iW2CMMkcwW.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait anggaran asumsi Kementerian ESDM yang akan dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2017.

Untuk asumsi ICP, lifting, hingga subsidi listrik, akhirnya diputuskan dalam rapat yang berlangsung sekira 6 jam tersebut. Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu mengatakan, setelah melakukan pembahasan bersama antara Komisi VII dengan pemerintah, asumsi lifting, ICP, volume BBM, LPG, dan subsidi listrik sudah disepakati bersama.

"Karena semua sudah sepakat, jadi kita tetapkan dan setujui asumsi dalam RAPBN-P 2017," ujarnya sambil mengetuk palu sidang di ruang rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (10/7/2017).

Berikut hasil kesepakatan Komisi VII dengan Kementerian ESDM terkait asumsi dalam RAPBN-P 2017:

1. ICP: USD46 per barel

2. Lifting minyak dan gas bumi: 1.965 BOEPD

A. Produksi minyak 815.000 BOPD

B. Produksi gas bumi 1.150 BOEPD

3. Volume BBM dan LPG bersubsidi

A. Volume BBM bersubsidi 16,1 juta kiloliter

- Minyak tanah 0,61 juta kiloliter

- Minyak solar 15,50 juta kiloliter

B. Volume LPG 3 kg 6,50 juta ton

4. Subsidi tetap minyak solar (gas oil 48) Rp500 per liter

5. Subsidi listrik Rp51,00 triliun.

Catatan:

A. Terkait subsidi listrik VII DPR RI dan Menteri ESDM RI menyepakati penambahan sebesar 2,44 juta pelanggan sehingga jumlah pelanggan listrik 900 va dalam RAPBN-P 2017 yang layak mendapat subsidi sebanyak 6,54 juta pelanggan.

B. Bila ada penghematan oleh PT PLN, maka akan dialokasikan untuk pembahasan.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini