Image

Pembahasan Tambah Modal Rp2,3 Triliun untuk BUMN Bakal Berlanjut

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 13 Juli 2017, 18:41 WIB
https img o okeinfo net content 2017 07 13 20 1735747 wakili menteri rini minta modal rp2 3 triliun sri mulyani ditolak komisi vi NArU42aUEO jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menggantikan Menteri BUMN Rini Soemano saat rapat kerja dengan Komisi VI meminta tambahan anggaran sebesar Rp2,379 triliun.

Adapun rincian anggaran untuk Penyertaan Modal Negara (PMN) di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) tahun 2017 untuk PMN tunai kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Rp2 triliun dan PMN non tunai untuk Djakarta Lloyd Rp379,3 miliar.

Sri Mulyani juga mengatakan usulan PMN ini telah dibahas di Badan Anggaran (Banggar) pada 12 Juli 2017 kemarin saat pembahasan dengan Pemerintah soal asumsi dasar APBNP 2017.

"Untuk PMN di APBN 2017 kami mohon disetujui PMN untuk PT KAI Rp2 triliun dan nontunai kepada Djakarta Loyd Rp379,3 miliar," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulnyani Indrawati di Ruang Rapat Komisi VI, DPR RI, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Menanggapi tambahan anggaran tersebut, beberapa Komisi VI DPR RI tidak menyetujui penambahan anggaran untuk PMN sebesar Rp2,3 triliun tersebut. Sehingga diputuskan akan dilakukan pembahasan paling lama minggu depan secara khusus bersama Menteri BUMN.

"Komisi VI dan Menteri BUMN menyepakati untuk melakukan pendalamaan mengenai usulan PMN pada BUMN Perubahan APBN tahun 2017 dalam RDP untuk selanjutnya akan diputuskan dalam rapat kerja berikutnya," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini