Image

TREN BISNIS: Optimisme IMF terhadap Ekonomi Indonesia hingga Sri Mulyani "Gantikan" Rini Soemarno

Donald Banjarnahor, Jurnalis · Jum'at 14 Juli 2017, 06:29 WIB
https img k okeinfo net content 2017 07 14 320 1735956 tren bisnis optimisme imf terhadap ekonomi indonesia hingga sri mulyani gantikan rini soemarno 6fK0Ky7lI3 jpg (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merayakan hari jadi ke-25 pada Kamis 13 Juli 2017, kemarin. Seperempat abad perjalan bursa saham Indonesia ini pun dirayakan dengan mengundang jajaran direksi BEI lintas generasi. Di antaranya Komisaris Utama BEI periode 1996-1998, Fuad Bawazier. Baca selengkapnya: Seremoni Potong Tumpeng Semarakkan Ulang Tahun Ke-25 BEI
Sementara itu, Deputy Managing Director International Monetary Foundation (IMF) Mitsuhiro Furusawa mengapresiasi situasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, tren positif tersebut akan mampu mengantarkan Indonesia pada target pertumbuhan ekonomi 5,2% tahun ini. Baca selengkapnya: IMF: Target Perekonomian Indonesia 5,2% Cukup Baik
Selanjutnya ada informasi dari Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengadakan Rapat Kerja dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pembahasan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) 2017 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2018 Kementerian BUMN. Rapat dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menggantikan Menteri BUMN Rini Soemarno. Baca selengkapnya: Bahas Anggaran BUMN, Sri Mulyani Gantikan Rini Soemarno Menghadap DPR
Ketiga berita tersebut, menjadi berita-berita yang banyak menarik minat para pembaca di kanal bisnis Okezone.com. Untuk itu, berita-berita tersebut kembali disajikan secara lengkap.

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merayakan hari jadi ke-25 pada Kamis, 13 Juli 2017, kemarin. Seperempat abad perjalan bursa saham Indonesia ini pun dirayakan dengan mengundang jajaran direksi BEI lintas generasi. Di antaranya Komisaris Utama BEI periode 1996-1998, Fuad Bawazier. Baca selengkapnya: Seremoni Potong Tumpeng Semarakkan Ulang Tahun Ke-25 BEI

Sementara itu, Deputy Managing Director International Monetary Foundation (IMF) Mitsuhiro Furusawa mengapresiasi situasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, tren positif tersebut akan mampu mengantarkan Indonesia pada target pertumbuhan ekonomi 5,2% tahun ini. Baca selengkapnya di IMF: Target Perekonomian Indonesia 5,2% Cukup Baik

Selanjutnya ada informasi dari Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengadakan Rapat Kerja dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pembahasan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) 2017 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2018 Kementerian BUMN. Rapat dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menggantikan Menteri BUMN Rini Soemarno. Baca selengkapnya: Bahas Anggaran BUMN, Sri Mulyani Gantikan Rini Soemarno Menghadap DPR

Ketiga berita tersebut, menjadi berita-berita yang banyak menarik minat para pembaca di kanal bisnis Okezone.com. Untuk itu, berita-berita tersebut kembali disajikan secara lengkap.

Seremoni Potong Tumpeng Semarakkan Ulang Tahun Ke-25 BEI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merayakan hari jadi ke-25 pada Kamis, 13 Juli 2017, kemarin. Seperempat abad perjalan bursa saham Indonesia ini pun dirayakan dengan mengundang jajaran direksi BEI lintas generasi. Di antaranya Komisaris Utama BEI periode 1996-1998, Fuad Bawazier.

Selain Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio, sambutan juga diberikan oleh mantan direktur utama BEI Mas Acmad Daniri, Direktur Utama BEI Periode 2002-2009 Erry Firmansyah, dan terakhir disampaikan oleh Komisaris Utama BEI periode 2017—2020, John A Prasetyo.

Acara dilanjutkan dengan seremonial pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Komisaris Utama BEI periode 2014-2017 kepada Komisaris Utama BEI periode 2017-2020. Mereka juga melakukan tiup lilin pada kue ulang tahun BEI.

Selain itu, pada slide ditampilkan juga tentang perjalanan bursa efek dari sejak berdirinya hingga saat ini. Para tamu yang hadir tampak bernostalgia pada pembukaan perdagangan kali ini.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio dalam sambutannya mengatakan, saat ini pasar modal Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Salah satunya, dari pertumbuhan kapitalisasi pasar yang saat ini angkanya mencapai Rp6.382,594 triliun.

Selain itu, mantan direktur utama BEI periode 2002 Erry Firmansyah juga berpesan agar pasar modal di Indonesia dapat semakin menarik para investor lebih banyak, guna meningkatkan likuiditas pasar semakin menguat. Namun, diakuinya itu masih menjadi tantangan hingga kini.

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini