Image

Cihuy, Kontrak Baru PTPP Capai Rp20,2 Triliun di Semester I

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017, 15:32 WIB
https img z okeinfo net content 2017 07 17 278 1738157 cihuy kontrak baru ptpp capai rp20 2 triliun di semester i qFkEPzRmzQ jpg Ilustrasi infrastruktur. (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT PP Tbk (PTPP) membukukan kontrak baru sampai dengan akhir Juni 2017 atau Semester I 2017 sebesar Rp20,2 triliun. Angka tersebut, menunjukkan adanya pertumbuhan kontrak baru sebesar 43% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,1 triliun.

“Semester I 2017 ini, Perseroan berhasil mencapai kontrak baru sebesar 49,7% dari total target yang ditetapkan oleh Perseroan sepanjang tahun ini, yaitu sebesar Rp40,6 triliun,” kata Direktur Utama PTPP Tumiyana seperti dilansir dari keterbukaan informasi di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp20,2 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar Rp17,8 triliun dan Anak Perusahaan sebesar Rp2,4 triliun. Adapun beberapa proyek yang perseroan hingga Juni ini, antara lain Pembangunan Marine Facilities dan Tangki Penyimpanan Minyak Mentah 3x200.000 m3 di Bantaeng Sulawesi Selatan sebesar Rp2,3 triliun.

Jalan Tol Ruas Bakauheni Terbanggi Besar Paket 1 Bakauheni-Sidomulyo (lanjutan) Rp1,1 triliun, Depok Stater City Rp1 triliun, Runway 3 Bandara Soekarno Hatta (Taxiway) Rp658 miliar, Pembangunan Bendungan Lolak Paket II Rp447 miliar, CSTS Tangguh Rp390 miliar, Universitas Negeri Surabaya Rp165 miliar, Jalur Kereta Api Bandar Tinggi Kuala Tanjung Rp163 miliar, Universitas Tanjung Pura Kalimantan Barat Rp159 miliar, dan sebagainya.

Adapun komposisi kepemilikan (owner) perolehan kontrak baru Perseroan sd bulan Juni 2017 berasal dari BUMN sebesar 62,5%, Swasta 26,3% dan Pemerintah 11,2%. Sedangkan untuk jenis atau tipe pekerjaan, yaitu Gedung sebesar 32%, EPC 36%, Jalan Jembatan 19% dan Bangunan Air 14%.

“Dengan mengantongi kontrak baru hingga Juni 2017 sebesar Rp20,2 triliun, Manajemen Perseroan masih optimistis target kontrak baru 2017 sebesar Rp40,6 triliun ini dapat terlampaui di akhir tahun ini," lanjut dia.

Sementara itu, perseroan memperkirakan pada Semester I 2017 dapat meraih pendapatan usaha sebesar Rp8,1 triliun atau tumbuh 27% dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp6,4 triliun. Dengan pendapatan usaha sebesar Rp8,1 triliun, perseroan memprediksi dapat meraup laba bersih sebesar Rp625 miliar di Semester I ini atau tumbuh 52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp410 miliar.

Untuk meningkatkan kinerja Perseroan di tahun 2017, saat ini Perseroan sedang mempersiapkan 3 (tiga) anak usahanya untuk melantai di Bursa melalui mekanisme penawaran umum saham atau initial public offering (IPO).

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini