Image

Mangkrak 11 Tahun! Bagaimana Nasib Pembangunan Pipa Cirebon-Semarang?

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017, 17:49 WIB
https img k okeinfo net content 2017 07 17 320 1738345 mangkrak 11 tahun bagaimana nasib pembangunan pipa cirebon semarang JCOq1yvnq7 jpg Foto: Feby Novalius/Okezone

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyampaikan hasil laporan pembangunan jaringan pipa kepada Komisi VII DPR dalam rapat dengar pendapat. Hasilnya, masih ada proyek mangkrak sejak 2006 yang sama sekali belum ada progresnya.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan, pada lelang 2006 sebenarnya ada 3 proyek yang berhasil dilelang yakni Cirebon-Semarang pemenang PT Rekayasa Industri, Kalimantan-Jawa pemang Bakrie & Brothers, dan Gresik-Semarang pemenang PT Pertagas.

Untuk Cirebon Semarang, kata Fanshurullah Asa, sudah mengkrak sejak 11 tahun lalu, di mana PT Rekayasa Industri menjadi pemenang pada 2016. Sebagai tindak lanjutnya, BPH Migas pun sudah memanggil pihak PT Rekayasa Industri pada 6 Juli 2017.

"Kami minta kepastian bangun pipa ini, karena seperti disampaikan ini telur dan ayam. Salah satu yang dikeluhkan PT Rekayasa Industri karena kendala pasokan gas dan shipper-nya. Jadi pembeli belum maksimal dan pasokan gas ke sini belum," ujarnya di ruang rapat Komisi VII, DPR RI, Jakata, Senin (17/7/2017).

Menurutnya, BPH Migas meminta Rekayasa Industri segera memberikan jawaban terkait kesanggupan mengelola pipa Cirebon-Semarang. Sebab, jika alasan karena alokasi gas belum, BPH mendesak supaya Rekayasa Industri tetap mengerjakannya.

"Mengenai kesanggupan paling lambat 15 September 2017. Jadi ada batas waktu karena hampir 11 tahun belum direalisasi pembangunan ini. Kami mendesak walaupun belum ada alokasi gas, tapi supaya ini dijalankan sebagaimana kawan di PGN berani," tutupnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini