Image

Lebih Murah 10 Kali Lipat, China Pilih Tenaga Kerja Indonesia

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017, 18:43 WIB
https img okeinfo net content 2017 07 17 320 1738410 lebih murah 10 kali lipat china pilih tenaga kerja indonesia hLwgM0ejT4 jpg Ilustrasi tenaga kerja asal China. (Foto: Guardian)

JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan tenaga kerja pada berbagai proyek yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah proyek yang baru saja dibangun di Indonesia atau proyek pioner seperti kereta cepat Jakarta-Bandung dan proyek LRT hingga MRT.

"Untuk beberapa project yang sifatnya baru, pioneer, yang tenaga kerja kita belum punya keterampilan. Nah ini yang perlu kita atur program penyiapan keterampilan tenaga kerja untuk berupaya kualifikasi tertentu ada training-training-nya, ada pelatihan keterampilannya," kata Deputi Kerjasama Internasional Kemenko Perekonomian Rizal Affandi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Hanya saja, pemerintah masih membutuhkan bantuan tenaga kerja asing, khususnya pada sektor yang belum pernah dimiliki tenaga kerja Indonesia.

"Kalau untuk yang baru kita memerlukan semacam studi yang mengkaitkan ketersediaan tenaga kerja yang ada di Indonesia . Jadi di sinilah nanti tenaga kerja kita mungkin nanti memperoleh keterampilan lebih tinggi," katanya.

"Sehingga, proyek serupa yang nanti dilaksanakan di tempat lain akan menggunakan tenaga kerja kita yang sudah mempunyai keterampilan," tambah dia.

Namun, pemerintah masih tetap memperketat syarat dari tenaga kerja asing pada beberapa sektor yang masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa Indonesia."Project by project akan dilihat dari kasusnya, tidak digeneralisir, satu perusahaan satu industri boleh mempekerjakan sekian, tidak," ujarnya.

Di tempat yang sama, Perwakilan Kedutaan Besar China untuk Indonesia Wang Li Ping mengatakan bahwa kehadiran perusahaan China di Indonesia dapat membuka lapangan kerja di Indonesia. Pasalnya, tenaga kerja asal China 10 kali lipat lebih mahal dibandingkan menggunakan tenaga kerja asal Indonesia.

"Suatu mega proyek yang diinvestasikan perusahaan perayaan BUMN akan menciptakan 10 ribu lebih lowongan kerja. satu perusahaan asal China akan menambah kerja 10 orang secara langsung bagi Indonesia, tentu secara tidak langsung akan lebih banyak lagi," ujarnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini