Image

Astaga! Tunggakan Pajak di Taman Sari Capai Rp136 Miliar

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 18 Juli 2017, 10:24 WIB
https img okeinfo net content 2017 07 18 20 1738718 astaga tunggakan pajak di taman sari capai rp136 miliar OVlPX36bXI jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA – Tunggakan wajib pajak di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, sangat tinggi. Total dari 182 wajib pajak, sekira Rp136 miliar belum dibayarkan masyarakat ke pemerintah daerah.

Kepala Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Taman Sari Andri Kunarso mengatakan, ratusan wajib pajak itu menunggak mulai tagihan tahun ketiga ke atas. “Artinya, mereka belum membayarkan pajak untuk PBB-P2 selama tiga tahun lebih,” ujar Andri saat melakukan penempelan stiker tunggak pajak di kawasan Taman Sari kemarin.

Pemasangan stiker oleh UPPRD demi memberikan efek jera terhadap orang-orang yang menunggak. Dalam pemasangan stiker, penunggak pajak diwajibkan membayar tunggakan selama 14 hari ke depan. Bila masih enggan membayar, instansinya akan melaporkan ke Suku Dinas Perpajakan Jakarta Barat untuk melakukan penagihan secara intensif.

“Untuk hari ini, kami memasang stiker bertuliskan objek pajak ini belum membayar pajak di 10 titik atau objek pajak mulai rumah pribadi, toko, hingga hotel. Kegiatan ini akan berlangsung selama 10 hari,” katanya. Mereka yang menunggak pajak berkisar Rp20 juta-Rp49 juta. Penunggak pajak lebih dahulu dilakukan pendekatan persuasif, namun kebanyakan tidak diacuhkan oleh wajib pajak.

Petugas sudah memberikan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali hingga menghubungi melalui telefon. Bila dalam 14 hari mereka masih tak membayar pajak, Suku Dinas Perpajakan Jakarta Barat yang akan melakukan penagihan secara aktif melalui instansi lain.

Saat penempelan stiker tunggakan wajib pajak, terjadi penolakan dari warga. Mereka berdalih sebelumnya tidak ada pemberitahuan. Penempelan tunggak pajak ini dimulai dari diskotek yang sudah tutup empat tahun lalu sampai hotel melati dipasangi stiker berwarna merah bertuliskan,

‘OBJEK PAJAK INI BELUM MELUNASI KEWAJIBAN PAJAK DAERAH.’

Belasan petugas dari UPPRD dan Satpol PP Kecamatan Taman Sari menyisir beberapa lokasi yang belum membayar pajak. Lokasi pertama Diskotek Raja Mas di Gedung Pasar Jaya HWI Lindeteves, Mangga Besar, Jakarta Barat. Objek pajak ini menunggak Rp22,6 juta. Kemudian, pemasangan stiker dilanjutkan ke rumah milik Lay Tje That di Jalan Mangga Besar Gang Buntu, Kelurahan Tangki dengan tunggakan pajak Rp40,7 juta.

Penghuni rumah kaget karena kedatangan petugas pajak yang ingin menempelkan stiker di dinding rumahnya. Ata (70), penghuni rumah, mengatakan dirinya hanya menyewa rumah ini dan tidak tahu kalau pemilik rumah belum membayarkan pajaknya selama tiga tahun berturut-turut.

“Tapi kalau mau pasang stikernya, silakan saja nanti saya beri tahu kepada pemiliknya,” ujarnya. Selanjutnya, tempat ketiga sebuah toko suku cadang mobil milik Tan A Moy di Jalan Taman Sari Raya, Taman Sari dengan tunggakan pajak mencapai Rp45 juta. Saat petugas menempelkan stiker, pemilik toko melakukan protes.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini