Image

China Anggap Perubahan Nama Natuna Utara Tak Berarti, Menteri Susi: Itu Laut Kita!

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 18 Juli 2017, 11:42 WIB
https img k okeinfo net content 2017 07 18 320 1738771 china anggap perubahan nama natuna utara tak berarti menteri susi itu laut kita JJIrDlBzS2 jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman beberapa waktu telah resmi memperbarui peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam update peta baru, terdapat perubahan nama wilayah perairan Indonesia.

Nama perairan yang diubah adalah Laut China Selatan pada bagian utara Indonesia. Nama kawasan laut tersebut diubah menjadi Laut Natuna Utara.

Langkah ini pun membuat pihak China angkat bicara. Dikutip dari Russia Today, Sabtu 15 Juli 2017, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Geng Shuang, mengklaim masih tidak mengetahui detail mengenai penamaan tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa penamaan Laut China Selatan sudah sesuai dengan pengakuan internasional sehingga penggantian nama tersebut ‘sama sekali tidak berarti’.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun angkat bicara mengenai hal ini. Menurutnya, kawasan laut di Natuna Utara memang merupakan milik Indonesia.

"Loh, itu kan laut yang wilayah kita yang namanya Natuna Utara. Bukan Laut China Selatan, itu Laut Natuna Utara," kata Susi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Susi pun menekankan bahwa Indonesia berhak untuk mengelola potensi pada kawasan Laut Natuna Utara. Sebab, kawasan tersebut masuk wilayah NKRI.

"Loh kenapa tidak, kan itu Laut Natuna Utara kita," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini