Image

Kembangkan Mobil Listrik, Penggunaan BBM dan Energi Fosil Berkurang!

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 18 Juli 2017, 16:42 WIB
https img okeinfo net content 2017 07 18 320 1739127 kembangkan mobil listrik penggunaan bbm dan energi fosil berkurang IFQtqrreYh jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merespons positif adanya rencana pengembangan mobil listrik di Indonesia. Inovasi teknologi di moda transportasi tersebut dapat mengurangi penggunaan energi fosil.

Menurut Staf Khusus Bidang Komunikasi Kementerian ESDM Hadi Djuaraid, sebenarnya pengembangan mobil listrik tupoksinya ada pada Kementerian Perindustrian. Dari sisi ESDM, hanya melihat adanya beban impor bensin yang berkurang jika memang mobil listrik masif digunakan.

"Kita lebih pada konsen penggunaan energi fosil yang berkurang, BBM berkurang juga. Kita punya konsen mendorong energi bersih," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Menurut Hadi, fakta di dunia bahwa perkembangan mobil semakin besar. Di mana produsen mobil, Tesla sudah membuat mobil listrik untuk sejuta umat dan pertumbuhan pasar semakin cepat.

"Sekarang waktunya BBM beralih ke listrik. Ini artinya perubahan lebih cepat dari yang kita-kita. Jadi RI harus lebih serius mempersiapkan itu. Intinya itu," tuturnya.

Guna mendukung pengembangan mobil listrik, tentu infrastruktur listrik sudah siap dari segi pasokan. Apalagi, untuk wilayah Jawa, jika semua pembangkit seperti Jawa I operasi maka diproyeksikan pasokan listrik melimpah.

"Kita. Kalah lebih kalau listrik enggak khawatir. Jadi paling enggak Jawa itu tidak khawatirlah, dan charging mobil listrik itu kan kebanyakan malah hari, jadi ketika di rumah di-charge. Posisi di stasiun-stasiun pengisian itu malah tidak perlu, kebutuhan lebih di rumah," ujarnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini