nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investasi Masa Depan, Begini Mengenali Tanda Calon Pemimpin dari Generasi Milenial

Agregasi Rabu 19 Juli 2017 14:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 19 320 1739856 investasi-masa-depan-begini-mengenali-tanda-calon-pemimpin-dari-generasi-milenial-0KoMC02RMG.jpg Ilustrasi (Foto: Flickr)

GENERASI milenial memang mempunyai karakter yang berbeda dibandingkan dengan sebelumnya. Mereka mempunyai kelebihan yang bisa dijadikan sebagai investasi masa depan. Apa sajakah?

Setiap generasi memiliki pemimpin-pemimpin besar, termasuk kalangan milenial. Anda tidak dapat menyangkal bahwa para generasi milenial itu adalah masa depan tenaga kerja. Namun, Anda mendapat tantangan tersendiri saat menjadi pemimpin setiap generasi baru.

Tantangan itu, tak lain berasal dari penilaian orang-orang yang menghakimi secara tidak adil karena sifat-sifat negatif yang sering ditunjukkan generasi milenial bahwa mereka diberi hak khusus, memiliki sifat malas dan egois, dan lain-lain.

Para manajer lama pun melihat calon pemimpin masa depan ini adalah orang-orang yang menghabiskan hidup dengan ponsel, tidak pernah membuat surat dengan tulisan tangan, dan suka memotret makanan mereka sebelum dimakan.

Jadi, bagaimana cara mengenali pemimpin masa depan di antara kelompok yang sedang bangkit ini. Berikut tanda generasi milenial yang bisa jadi pemimpin hebat di masa depan, seperti disarikan dari Inc.com.

Ciri pemimpin

Pada dasarnya syarat untuk menjadi pemimpin hebat tidak berubah dari masa ke masa. Pemimpin yang menjanjikan—berapa pun usianya—memperlihatkan karakteristik tertentu, baik di dalam maupun di luar kantor. Mereka percaya diri, tegas dan ulet, dan menjalani hidup dengan benar sesuai dengan nilai-nilai yang dianutnya. Selain itu, mereka cukup murah hati untuk memberikan penghargaan kepada yang lainnya sebelum menghargai diri sendiri.

Pemimpin yang baik juga bersikap sederhana. Bagi sebagian orang, kesederhanaan datang secara alami. Lalu, sebagian yang lain mengembangkan pola pikir sederhana dari waktu ke waktu.

Anda jangan berpikir bahwa para pemimpin masa depan merupakan hasil kloning dari pemimpin masa lalu. Gaya kepemimpinan generasi milenial mungkin tidak akan sama dengan orangtuanya. Namun, pada intinya, karyawan muda yang cemerlang yang bisa menjadi pemimpin hebat akan menggambarkan sebagian besar sifat-sifat yang paling dihargai oleh atasannya.

Generasi milenial sangat memperhitungkan keterampilan dan bakat sebelum menempati satu posisi di perusahaan. Jika keahlian sudah melebihi beban kerja, maka mereka akan menjadi bosan dan kehilangan gairah karena tak ada tantangan. Lalu, mereka dengan mudah pindah perusahaan.

Para karyawan yang lebih muda cenderung tidak mau melakukan kewajiban yang tidak disukai dalam jangka panjang. Malahan, mereka memlih untuk bekerja di beberapa tempat yang berbeda untuk periode yang pendek sambil membuat resume. Hal ini berbeda dengan para pekerja dari generasi sebelumnya—yang memperlihatkan dirinya sebagai roda penggerak dari satu perusahaan tertentu. Generasi terdahulu menghabiskan waktu selama berpuluh-puluh tahun di satu perusahaan, bahkan sepanjang karier mereka.

Akan tetapi, untuk bisa memimpin organisasi mana pun, Anda harus mengenal para karyawan, produk dan nilai-nilai dasar dalam organisasi. Selain itu, Anda tidak dapat melakukan itu tanpa mengenal perbedaan kecil dari cara menjalankan perusahaan. Hal ini tidak mungkin dilakukan jika Anda hanya berada di satu perusahaan dalam waktu enam bulan.

Jadi, loyalitas karyawan adalah penting. Anda perlu memperhatikan para karyawan yang lebih muda yang melibatkan diri dalam mempelajari perusahaan. Dengan begitu mereka bisa mendedikasikan diri untuk tetap berada di perusahaan selama mungkin. Karyawan yang paling loyal yang bisa dipilih untuk menjadi pemimpin di masa mendatang. Upaya Anda untuk menjaga loyalitas pegawai milenial merupakan investasi untuk tahun-tahun mendatang. Demikian dilansir situs Qerja.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini