Pembangunan Ritel Mamin Gairahkan Pembangunan Properti Jakarta

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Juli 2017 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 19 470 1740204 pembangunan-ritel-mamin-gairahkan-pembangunan-properti-jakarta-Z0NtPUAwf0.jpg Ilustrasi toko ritel. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Meskipun industri properti dikabarkan melemah, namun perkembangan properti untuk industri retail di Jakarta tercatat mengalami peningkatan pada kuartal II 2017. Hal ini dikarenakan adanya pembangunan tempat retail yang semakin bertambah.

Head of Research JLL James Taylor mengatakan, adanya peningkatan pembangunan pada sektor retail ditunjang oleh industri food and beverages (F&B) alias makanan dan minuman (mamin). Pasalnya, total pembangunan toko retail baru tercatat mencapai 22.500 meter persegi dan semuanya didominasi oleh mamin.

"Serapan pada triwulan ini mengalami peningkatan dibanding triwulan sebelumnya dengan adanya tambahan pembangunan baru seluas 22.500 meter persegi," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/7/2017).

James mengatakan, selama lima tahun ke depan, okupansi mal diperkirakan berada di atas 90%. Adapun pembangunan baru, diperkirakan bertambah 82.500 meter persegi, berasal dari Aeon Mall di Jakarta Garden City. Kemudian pada 2019, diperkirakan bertambah 160.000 meter persegi dengan selesainya proyek Pondok Indah Mall dan Southgate Mall.

"Permintaan retail masih didominasi mamin serta hiburan, karena banyak orang menjadikan mal sebagai tujuan akhir pekan," kata James.

Sebagai informasi, dari segi ketersediaan ruang retail saat ini ada sebanyak 2,9 juta per meter persegi dengan rata-rata harga sewa Rp498.193 per meter persegi per bulan. Harga sewa ini tidak mengalami kenaikan alias stagnan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini