nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditugasi Menteri Jonan, Lampung Bakal Dibangun 10.321 Sambungan Jargas

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 20 Juli 2017 15:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 20 320 1740681 ditugasi-menteri-jonan-lampung-bakal-dibangun-10-321-sambungan-jargas-Ng81MspUBj.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberi tugas kepada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) untuk membangun jaringan gas rumah tangga di Kota Bandar Lampung sebanyak 10.321 sambungan.

Tugas ini berdasarkan pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 8086 K/12/- MEM/2016 tentang Penugasan kepada emiten berkode PGAS itu.

"Lampung sendiri menjadi salah satu wilayah operasi PGN dalam menyalurkan energi gas bumi. Saat ini PGN menyalurkan gas bumi ke 3 pembangkit listrik, 1 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), 3 hotel dan 16 industri," kata Direktur Utama PGN Jobi Triananda Hasjim saat kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di Provinsi Lampung seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Saat ini pembangunan jaringan untuk 10.321 sambungan rumah tangga itu baru dimulai pada 2017. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 30% dan masih terus berjalan.

Menurut Jobi, di Lampung sendiri PGN memliki Offtake Station PGN di Labuhan Maringgai adalah lokasi pengoperasian kapal Floating Storage Regatification Unit (FSRU). Keberadaan FSRU Lampung sangat strategis karena mampu meningkatkan serapan gas bumi untuk domestik dan mengurangi ekspor gas bumi, sehingga meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam bagi perekonomian nasional.

Dari FSRU Lampung, gas mengalir melalui pipa bawah laut menuju ke stasiun penerima di Labuan Maringgai yang terhubung dengan pipa South Sumatera West Java (SSWJ) sehingga gas tersebut dapat didistribusikan ke pelanggan PGN di Jawa bagian barat dan Sumatera bagian selatan.

"Tujuan utama pembangunan terminal penerima LNG di Lampung ini adalah untuk memenuhi kebutuhan gas di wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, dan sekitarnya. FSRU Lampung diresmikan pada April 2014," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini