Wow, Bandara Halim Perdanakusuma Paling Sibuk Layani Penerbangan Haji 2017

Feby Novalius, Jurnalis · Minggu 23 Juli 2017 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 23 320 1742413 wow-bandara-halim-perdanakusuma-paling-sibuk-layani-penerbangan-haji-2017-jKXfCHBMTY.jpg Bandara Halim. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan memberangkatkan Haji tahun 1438 Hijriah 2017 mulai 28 Juli dan kedatangan terakhir jamaah Haji pada 6 Oktober 2017. Dari 12 bandara yang siapkan untuk memberangkatkan, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, diproyeksikan menjadi paling sibuk di antara bandara lainnya.

Ke-12 bandara embarkasi yakni Bandara Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), Bandara Kualanamu (Deli Serdang), Bandara Minangkabau (Padang), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Hang Nadim (Batam), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta).

Selain itu, Bandara Adi Sumarmo (Solo), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Balikpapan), Bandara Syamsuddin Noor (Banjarmasin), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar) dan Bandara Lombok Praya (Lombok).

Selain 12 bandara tersebut ada juga 5 bandara antara embarkasi haji yang disiapkan yakni Bandara Djalaluddin (Gorontalo), Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), dan Bandara Sultan Thaha di Jambi.

"Untuk jamaah Haji yang besar berangkat itu dari Halim, itu karena di sana mengangkut banyak jamaah seperti dari Asrama Pondok Gede. Sehingga total yang diberangkatkan sebanyak 24.000 dan tambahan 39.000. Sementara pemberangkatan paling kecil itu dari Aceh sebanyak 4.448 jamaah," tutur Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Udara Agus Santoso, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (23/7/2017).

Adapun total calon jamaah Haji yang diberangkatkan pada tahun ini sebanyak sebanyak 221.000 pax terdiri calon jamaah Haji regular 204.000 pax dan calon jamaah Haji khusus 17.000 pax.

Menurut Agus Santoso, jumlah jamaah Haji tahun ini sangat istimewa, di mana Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil memindahkan sisa kloter Haji yang batal berangkat tahun lalu, bisa berangkat di tahun ini. "Jadi tahun ini, sebagaimana jumlah jamaah Haji meningkat 31% lebih banyak dari tahun kemarin dengan total 221.000 ribu jamaah," tuturnya.

Meningkatnya jumlah kuota haji membuat Kemenhub memperketat kesiapan bandara. Di mana dari 12 bandara yang disiapkan ada 3 bandara yang harus dibatasi terkait kekuatan runway jika pesawat mendarat. Hal ini berkaitan juga dengan akan digunakannya pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-300, Boeing 747-400, dan Airbus A330-200.

"Dari hasil pemeriksaan tadi itu ada 3 bandara yang kurang bisa penuhi kekuatan runway jika pesawat dipenuhi jemaah haji. Ke-3 itu ada di Padang, Lombok dan Halim. Untuk itu pembatasan untuk berat bawaan beban maksimal pesawat. Halim pembatasan harus 270.000 kilogram (kg), sementara untuk Padang dibatasi 283.000 kg, sementara Lombok 350.000 kg," tuturnya.

Sementara itu, kenaikan jumlah kuota jamaah Haji ini membuat penerbangan haji Garuda Indonesia naik signifikan. Garuda akan menerbangkan sebanyak 107.959 jamaah dan petugas dari 285 kloter. "Jumlah ini naik cukup signifikan dibanding tahun lalu. Garuda menerbangkan 107.959 jamaah," tandasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini