nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Catat! Sektor Swasta Diperkirakan Jadi Penopang Ekonomi RI Tahun Ini

Trio Hamdani, Jurnalis · Senin 24 Juli 2017 18:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 24 320 1743068 catat-sektor-swasta-diperkirakan-jadi-penopang-ekonomi-ri-tahun-ini-BZg6IenTGm.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Standart Chartered (Stanchart) menyatakan terdapat sejumlah sentimen positif yang diprediksi bakal mendorong pemulihan investasi yang bersumber dari sektor swasta hingga akhir tahun 2017.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah berupaya menggenjot investsi swasta dengan menerbitkan paket kebijakan ekonomi. Terakhir, pemerintah menerbitkan Paket Kebijakan Ekonomi XV tentang logistik.

"Kami melihat pemulihan investasi swasta akan terjadi secara bertahap. Kredibilitas fiskal, stabilitas politik, dan reformasi struktural yang terus berjalan dipercaya akan membantu mengembalikan kepercayaan sektor swasta," kata Ekonom Senior Standard Chartered Bank Indonesia Aldian Taloputra di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Sejalan dengan harapan tumbuhnya investasi di sektor swasta, dia mengatakan penanaman modal asing di Indonesia pun mengalami pertumbuhan pada kuartal I-2017.

"Penanaman modal asing (Foreign Direct Investment/FDI) tumbuh 5,4% year on year (yoy) pada kuartal satu, membalikkan 1,1% kontraksi di tahun 2016, berdasarkan data investasi umum," lanjutnya.

Menurutnya, mulai bergeliatnya sektor properti juga mendongkrak pertumbuhan investasi dari sektor swasta. Pertumbuhan properti, terlihat dari penjualan semen yang mengalami peningkatan.

"Penjualan semen sak mengalami kenaikan hingga 10% (yoy), sejalan dengan penerimaan yang baik terhadap peluncuran berbagai properti di wilayah Jakarta. Hal ini bisa menjadi indikasi awal perbaikkan investasi swasta," paparnya lebih jauh.

Dia menambahkan, permintaan terhadap pinjaman perusahaan (corporate loan) juga telah membaik, sehingga ikut mendorong pertumbuhan total kredit dari 8,6% di bulan Februari menjadi 9,2% (yoy) pada bulan Maret. Dengan demikian, pemulihan telah terkonsentrasi pada siklus sektoral seperti pertambangan.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini