nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Facebook Harus Lakukan Ini Agar Utang Pajak Tak Menumpuk

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 25 Juli 2017 21:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 25 20 1743909 facebook-harus-lakukan-ini-agar-utang-pajak-tak-menumpuk-PtIIv6vdMw.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Setelah Google, pemerintah akan menarik pajak dari beberapa perusahaan asing lainnya yang meraup keuntungan dari Indonesia. Salah satunya adalah Facebook.

Hanya saja, pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum menarik pajak facebook. Salah satunya adalah terkait izin prinsip yang diberikan oleh BKPM.

 Baca juga: Dirikan Kantor di Indonesia, Ditjen Pajak: Facebook Jadi WP Dalam Negeri

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, facebook telah memperoleh izin prinsip dari BKPM sejak Maret lalu. Namun, izin prinsip ini berbentuk consulting manajemen. Bukan yang sesuai dengan bisnisnya di Indonesia, yaitu periklanan.

Facebook pun perlu mendaftarkan diri pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), khususnya pada sektor periklanan. Hal ini perlu dilakukan agar penarikan pajak bisa dilakukan.

"Tapi memang mereka kan dapet izin itu Maret, KBLI baru belum keluar. KBLI baru itu bulan kemarin. Saya ketemu, bilang ke mereka pindah KBLI-nya, nanti saya bantu. Itu saja," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Hal ini perlu dilakukan segera oleh Facebook. Jika tidak, maka utang pajak facebook bisa saja mengalami penumpukan.

Selain facebook, pemerintah tengah fokus pada pemblokiran telegram. Saat ini, upaya penyelesaian terkait pemblokiran tersebut masih terus dilakukan.

"Nanti dibuka lagi kalau prosesnya sudah selesai. Kalau di-open tapi belum dibersihin, ke depan mau bikin apa, jadi jelas. Kalau asal dibuka gitu saja ya enggak bisa," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini