nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Tambahan Subsidi Listrik Rp7 Triliun, Apa Alasan Sri Mulyani?

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 14:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 28 320 1745675 tolak-tambahan-subsidi-listrik-rp7-triliun-apa-alasan-sri-mulyani-coWwN2PqSY.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan mengenai alasan pemerintah yang menolak tambahan subsidi listrik sebesar Rp7 triliun di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017.

Menurutnya hal ini dilakukan melihat dari kemampuan alokasi belanja pemerintah dan karena belanja pemerintah di semester I tahun ini lebih besar dari periode yang sama pada 2016.

"Kita akan terus melihat dari sisi keseluruhan postur kemampuan penerimaan pajak dan juga dari sisi kemampuan untuk mengalokasikan antar-belanja negara," ungkapnya di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Seperti diketahui, dalam APBN-P 2017 subsidi listrik naik sedikit dari usulan di APBN 2017 sebesar Rp44,98 triliun menjadi sebesar Rp45,37 triliun di RUU APBN-P 2017 yang telah disahkan oleh anggota Dewan menjadi UU.

Selain itu, manyan direktur pelaksana Bank Dunia ini mengatakan pencabutan subsidi listrik hanya akan dikenakan bagi masyarakat yang dianggap mampu. Ia juga menilai hal ini juga sama dengan subsidi Bahan Bakar Listrik (BBM) yang diturunkan karena melihat kondisi keuangan Pertamina.

"Jadi dalam hal ini listrik adalah satu hal dan subsidi yang lain termasuk BBM, LPG 3 kg dan juga pengeluaran-pengeluaran yang lain dan tentu kita juga akan memerhatikan kesehatan keuangan dari PLN sendiri maupun pertamina kalau berhubungan dengan BBM," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini