Wih, Menteri Rini Tunjuk Alwi Shihab Jadi Komisaris Utama Askrindo

Rizkie Fauzian, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 28 320 1745764 wih-menteri-rini-tunjuk-alwi-shihab-jadi-komisaris-utama-askrindo-zf9ZxGssaN.jpg Foto: Askrindo

JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi, telah melantik mantan menteri koordinator bidang kesejahteraan rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu Alwi Shihab sebagai Komisaris Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo, di gedung Kementerian BUMN pada Jumat (28/7/2017).

Direktur Utama PT Askrindo (Persero) Asmawi Syam mengatakan bahwa sepak terjang beliau di bidang Kesejahteraan Rakyat tidak perlu diragukan lagi.

Baca juga: Mantan Dirut BRI Asmawi Syam Ditunjuk Jadi Dirut Baru Askrindo

“Askrindo merupakan perusahaan yang bergerak dalam pemberdayaan UMKM, di mana hal ini sejalan dengan keberadaan Pak Alwi Shihab yakni untuk memperkuat Askrindo dalam meningkatkan pemberdayaan UMKM guna mendukung perekonomian di Indonesia” ujar Asmawi.

Alwi Shihab, pernah menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu 2004-2005, di mana sebelumnya ia adalah Menteri Luar Negeri Indonesia pada 1999-2001.

Baca juga: Diciduk KPK, Menteri Rini Copot Dirut Askrindo

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah memutuskan mengangkat secara resmi Asmawi Syam sebagai Direktur Utama Askrindo. Hal ini telah diputuskan dalam dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan (RUPS) Perseroan (Persero) PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) melalui surat Nomor: SK-130/MBU/7/2017 tanggal 14 Juli 2017 tentang Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero).

Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra mengatakan, pemilihan Asmawi Syam sebagai Direktur Utama Askrindo didasarkan pada rekam jejak kinerja, kapabilitas, pengalaman panjang, dan kepemimpinan yang dinilai dapat memperkuat Askrindo sebagai perusahaan penanggung risiko yang unggul dengan layanan global guna mendukung perekonomian nasional.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini